Senin, 21 Februari 2011

Tidy Writing?

Yah, ternyata ada beberapa orang nanya ke saya: kalau mau nerbitin buku gimana? 

Mumpung ingat, saya tulis deh, apa saja yang mesti diperhatikan kalau mau menulis, baik novel, cerpen, nonfiksi, atau biografi.  Tapi karena agak amatir bin autodidak, kalau menemukan kekeliruan, tolong diralat ya... 

♥ Mengetiklah dengan rapi.  Setiap kata beri jarak satu spasi, setelah titik dua spasi, dan sesudah koma satu spasi.  Setiap paragraf, tekan enter

♥ Istilah-istilah asing, yaitu yang bukan merupakan kata dari bahasa yang digunakan dalam tulisan, misalnya kalau tulisannya B.Indonesia, ada istilah B.Jerman, harus dicetak miring alias Italic.  Seperti ini: 
Aku mengenakan dress hijau dari bahan suede dan berjemur di atap rumahku yang cozyKalimat-kalimat bahasa asing juga harus dimiringkan.

♥ Nama-nama (merek, grup musik, judul buku, dsb.) ditulis dengan awalan huruf kapital.  
Contohnya: Chanel, Keane, Miu Miu, Kawanku. 

Gunakan font yang baik. Untuk tulisan padat, seperti novel atau cerpen, jangan gunakan jenis huruf sambung.  Bisa bikin gila yang baca! 

♥ Beri jarak per baris, spasi 1,5 paling ideal karena nyaman dilihat. 

Print tulisanmu di kertas A4 atau F4 dengan warna yang bisa dilihat (jangan kuning muda di atas kertas putih), seperti hitam atau biru tua.  Pastikan ukuran huruf juga serasi, misalnya 12 atau 10.  

♥ Untuk mengirim ke penerbit, sebaiknya kamu bawa serta juga biodata singkatmu, sinopsis tulisan, dan beberapa penerbit menyarankan kita menuliskan selling points: apa yang dapat membuat bukumu terjual--karena bagaimana pun penting bagi penerbit memastikan bukumu bisa menguntungkan.  :)

♥ Konsisten dengan tulisanmu dan pilihlah kata yang tepat.  Jangan terlalu banyak mengulang kata kalau bukan untuk keperluan dramatisasi.  Misalnya: 
Aku makan lotek lezat, lalu kuambil buluh sebatang, lalu aku bermain layang-layang.  Lalu ia menghampiriku dan mengatakan bahwa aku cantik.  Aih, senangnya! Lalu aku pingsan...
Kalau dramatisasi, misalnya gini: 
Kupandang matanya dalam-dalam.  Lagi, dan lagi, aku dihipnotis oleh tatapan itu. Tatapan yang berbahaya dan selalu membuatku terpaku. 

Tapi nantinya, dunia penulisan itu lebih liberal dari ini, kok.  Hanya saja, sebagai kesan profesional, pastikan kalau tulisanmu berkualitas dan tidak menampakkan gejala defisit kosakata! :) 

Yah, mudah-mudahan membantu! :D 


Sekarang cerita-cerita sendiri aah... :)  Saya baru makan di Pizza Hut, hari Sabtu lalu.  Nyobain The Natural Pizza! Enak bo! Pizzanya tipis, dari gandum, renyah-renyah.  Topping pilihan saya, yaitu Olive Mushroom, terdiri dari jamur, keju mozzarella, rempah-rempah, dan olive oil.  Nah, perpaduan tersebut menghasilkan cita rasa klasik yang unik!  Lezat deh, pokoknya.  Nyamm!

Ngomong-ngomong, setelah tahun lalu mentok menulis, saya malah mulai sangat banyak menulis, sampai kepala rasanya padat merayap macet mau meledak kalau dalam sehari belum menuangkan ide.  Hehehe! :) 

Saya kangen anggota Kandang, nih...

Tidak ada komentar: