sepintas kecerewetan

Tampilkan postingan dengan label foto-foto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label foto-foto. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Juli 2016

Kebenda-Bendaan


Hal-hal kecil seperti, 
memegang langit kerlap-kerlip di tangan. 
Juga karena dia cukup memuat segala keperluan dasar bepergian, 
rasa sayang tumbuh. 



Adapun sepiring buah-buahan di Minggu siang yang tenang. 
Lihat mainan angguk-angguk yang sudah berhenti bergoyang, 
walau dia diam saja, 
tampaknya dia sedang mendoakan buah-buahan ini agar bernutrisi dan memberkati. 


Senin, 20 Juli 2015

Utak Atik Melulu


Ceritanya itu tabung bekas bungkus botol kosmetik.  Bisa sangat berfungsi, asal dikaryakan dulu. 

Jadilah ngeluarin benang warna favorit yang bingung dipake jadi apa enaknya, sekaligus lem UHU dan gunting.  Kemudian menggulung-gulung! :D 


Tentu saja kegiatan gulung-gulung kemarin nggak menghasilkan bangunan ini.  Kebetulan langit dan warnanya cakep, jadi pengen saya pajang di sini. :p 

Tapi intinya, kerjaan kecil, bisa menjadi lebih epik jika kita tekun.  Dari satu kali gulung hingga ribuan. Dari satu orang diajak mencintai lingkungan hingga tiga milyar.  Dari satu orang diberi senyum sampai lima milyar manusia lain ikut tersenyum. 

Selamat menekuni niat baik kalian, teman-teman :) 


Sabtu, 18 Juli 2015

Hidup yang Lebih Akrab dengan Alam

 Bermain di lapangan rumput.  Sangat senang. 


 Sebanyak-banyak mencoba susu almond, Yummylk tetap juara karena memakai botol kaca, 
rasanya bervariasi, dan paling enak! ;) 

Sambal buatan Mama: memakai tomat dari kebun, cengek kebun, 
dan bahan-bahan segar lokal lainnya. :) 

Minggu, 31 Mei 2015

Di Penghujung Bulan Nan Panjang

Rasanya kalau diungkapkan dengan kata-kata, bulan ini terasa seperti: Meeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee.........i.

Kayak suara anak kambing ya.

Memang. Bulan ini saya jadi anak kambing. Banyak makan rumput (?).  Ngidam lotek melulu entah kenapa.  Bertingkah ceria dan jinak seperti kambing.  Kebetulan shio saya memang kambing, sih.

Meeeei. 

Ngomong-ngomong ini bunga yang lucu.  Saya lagi suka warna ungu.  Sebetulnya fotonya sudah lama, tapi masih cakep untuk dipamerin di sini.  Diambil dengan ponsel. :D




Nah, apa rencana kalian untuk bulan Juni? Saya akan berkonsentrasi untuk ujian piano di awal Juli nanti.  Jadi mungkin banyak hilang dari dunia blog karena heboh sama tuts hitam putih.  Hihihi.

Mari menyambut Juni dengan Agustus.  Karena musim panas cerah bahagia akan segera tiba. Kemarin Planet Venus mendekat.  Mungkin mau mengatakan sesuatu lewat pendar bintang cantiknya. :)


Rabu, 21 Januari 2015

Lookin' Back, Yo

Setelah 4 tahun lulus SMA. Mendadak saya ingin ngacir ke luar negeri.  Ngapain kek.  Ikut program sertifikat di New Zealand misalnya. Memang harus menabung, sih. 
Tapi tak apa.  Kalau dulu dan sekarang saya tetap keren, impian saya tetap bisa terus menerus tercapai.  


saya di 2010


Oh ya. Kenapa New Zealand? Saya punya ketertarikan khusus pada majalah Frankie--yang 80% isinya berkisar di Australia dan New Zealand.  Iya, aura di sana memang berbeda! Nyeni dan vintej.  :D 

saya di 2014


Saya juga perlu merasakan angin berbeda sesekali.  Lalala~


Rabu, 14 Januari 2015

Secuplik Senang

Reportase visual dari paruh Januari yang seru. 




Dari atas, itu ngintip kelas pas SD di Yahya.  Kangen sekali.  Sekarang jadi lucu banget kelasnya. :) 

Tengah: bekal pada suatu siang--serba kuning dan tanpa daging kambing / sejenisnya. Jangan lupa, kotak bekalnya dari logam antikarat! Senang. 

Bawah, adalah sedotan bambu.  Iya, sedotan dari bambu.  Beli di Toko Organic Bandung.  Bisa dipakai ulang berpuluh-puluh kali, dan kalau nanti dibuang bisa menyatu dengan tanah.  Produksinya tak merusak Bumi berhubung bambu kan mudah sekali menyubur dan bahannya sudah kuat dari sananya.  Aih, aih. 

Dan, ya, saya ingin sekali pergi ke New Zealand sekarang.  Entah mengapa.  Nampaknya cerah dan bahagia di sana. 

Senin, 07 April 2014

Tomat Siap Saji

Tumbuhan tomat ini akan berkembang, menghadapi banyak hal tak terduga setiap hari. 
Tapi dia pasti tetap berjalan ke atas, menapaki setiap langkah menuju impiannya. 


Rabu, 26 Februari 2014

Selagi Berkelana di Bab 18

Maka saya bercerita lewat gambar-gambar ini.
Gambar pertama diulas di sini.

kesukaanku <3 span="">

cincin hasil keisengan :)



rindu produk-produk ini!

mejanya penuh !


akibat doyan belanja alat warna

Rabu, 19 Februari 2014

Kampanye Kedua :)

Setelah cukup sukses hidup tanpa tisu beringus atau ingus yang butuh tisu, saya memutuskan untuk mulai menaruhnya di slot 'Kampanye Aman Berjalan', dan menambah target berikutnya.  

Kampanye yang satu ini lebih fokus ke kejiwaan.  Euleuh, kejiwaan? Terdengar epik, ye? 

Yap.  Sadar nggak sih, kita punya satu kebiasaan yang bentuk kata berimbuhannya: ngomel.  Kata dasar: omel.  Arti kata: mengeluh. Protes.  Menggerutu.  Konotasinya negatif.  
Apa yang kita sering omeli? Apa saja yang bikin kita kurang senang. Tapi, kita punya aksi ngomel yang cukup parah belakangan.  Namanya...


Ngomel tentang cuaca dan iklim.



Salahnya apa? Nggak salah.  Kita kalau kepanasan pasti komplain.  Kedinginan pusing.  Pancaroba, bikin pilek.  Hujan melulu, kena flu. Hujan abu, kelabu.  Hujan uang, bau! 
Wajar kalau kita ngomel, kan? Semua berdampak aneh buat badan dan mood.  
Apalagi sekarang kita sedang mengalami kenyataan bernama Perubahan Iklim alias Climate Change.  Cuaca harian semakin gonta-ganti, warna-warni.  Sehari bisa mengalami empat musim sekaligus.  Malah lima, ditambah pancaroba atau paceklik

Oke, ini lucu sih.  Konon katanya, perubahan iklim terjadi karena efek rumah kaca.  Nah, dari mana datangnya efek rumah kaca? Berbagai kegiatan manusia di Bumi (saya nggak perlu merinci apa saja, kan? Semua orang udah tau, kan diajarin di sekolah [diajarin lalu dihafalin doang].)! 
Udah ngerti maknanya? Kalau labilnya cuaca belakangan memang berawal dari keserakahan manusia, kenapa kita harus ngomel? Itu udah resiko alami, Nak, resiko alami!

Saya juga suka protes kalau terlalu terik, terlalu dingin, terlalu bersalju (walau belum pernah), terlalu ganteng, terlalu labil.  Tapi, saya baru sadar, harusnya saya nggak ngomel karena itu sudah resiko dari kelakuan kaum saya, manusia.  Iya, memang, pup sapi juga mengeluarkan gas metana.  Tapi siapa coba yang memutuskan bikin peternakan sapi massal di mana jumlah pupnya pun menjadi kolosal? Manusia, kan? 

Jadi, mulai sekarang, kurangi ngomel-cuaca, yuk? Mending kita pikirkan cara memperbaiki yang sudah kita rusak bareng-bareng ini.  :D 

Selamat Hari Rabu! :)

Rabu, 12 Februari 2014

Belakangan Ini...

Mencari yang tidak-tidak di dunia yang iya iyalah, termasuk menonton Goban (Manusia Tapi Robot)--cari saya di Youtube. 

Mengerjakan hal-hal lucu dan mencari banyak buah-buahan di berbagai tempat.

Dan ini saya beri beberapa dokumentasi visual:

Sekarang jadi rajin bawa saputangan :)

Membuat kain bermotif.

Ilustrasi di atas tas untuk teman :D

Jangan lupa mampir ke SINI karena ada cerita-cerita spesial Hari Kasih Sayang! ;)

Selasa, 02 Juli 2013

Morning Glory-Bambu-Helga

Berpose di kedai kece bernama Morning Glory, setelah menikmati sarapan nikmat ala vegetarian (lebih tepatnya, si bratwurst dimakan mama, aku makan telur ayam saja, bayam + kentang dilahap bersama). Tempatnya bagus, lho! :) 

yang saya pake: kemeja chiffon bikinan Impromptu + skater skirt replika sebuah merek internasional (maaf mbajak) + tote bag bendera Inggris yang berbahan ramah lingkungan (katanya)


Rimbunan bambu sedang menikmati mentari di pagi hari.  Sambil mengeringkan rambut setelah keramas dan mandi matahari, saya iseng ngambil foto ini.  Cerah sekali pagi itu.  Begitu masuk ke dalam, sorenya saya baru sadar, kaki-tangan saya langsung belang kena sinar ultraviolet.  Ah, tapi, sudahlah.  :) 

 


Perkenalkan, ini si cantik Helga-kependekan dari Helianthus Giganteus . Generasi II.  Generasi sebelumnya sudah gugur sebelum berbunga karena kekurangan lahan.  Si Helga juga mandi matahari sukanya.  




Cantiknya Helga! Berkat Helga dan dua adik-adik bunganya yang lebih cebol, saya jadi belajar bahwa...kalau malam, bunga matahari juga bobo.  Kayak manusia.  Lucu sekali! <3 br="">

Selasa, 14 Mei 2013

Selamat Pagi :)




Selamat pagi, Bunga Sulung Kesayangan! Sini aku kecup. Muah! :*

Seperti Biasa, Dokumentasi Kecil ♥

Minggu-minggu kemarin saya berani mengaku bahwa saya sibuk.  Ya, sibuk! Sebenarnya sibuk biasa mengacu kepada kepadatan jadwal yang kadang membuat orang-orang stres.  Tetapi, apalah arti stres? Karena saya penganut Ningrumisme, saya bilang, stres itu fana.  Gembira itu nyata.  :)  Jadi, walau sibuk, saya tetap gembira.  Yey! *abaikan racauan ini

Tetapi, kesibukan berlalu dengan cepat.  Asal dijalani dengan tulus, hal yang konotasinya tak menyenangkan pun akan selalu terlalui.  :D 

11 Mei kemarin, Sabtu, saya nongkrong bersama teman-teman Sasta untuk melangsungkan penampilan perdana kami sebagai pengiring musik di pernikahan orang.  Kami mulai di GKI Cibunut, gerejanya anak Yahya.  :p Karena itu di sana saya malah nostalgia.  Kangen sekolah.  

Selepas dari sana, kami nongkrong sebentar di markas (lokasi dirahasiakan demi keamanan laboratorium), kemudian melengang ke Hotel Jayakarta.  Urusan kami di sana agak-agak dikerjain sama Hujan.  Panggung kami terbuka setengahnya.  Dan yang namanya alat musik dan partitur, ya mana maulah kehujanan.  :( Tapi, area di mana para pemain alat gesek duduk, justru lokasi yang paling terguyur hujan. Bahkan pelaminan pengantin juga kehujanan.  

Kami sempat ngotot main dengan sound system tanda tanya dalam kondisi absurd di belakang panggung di atas bangku-bangku kayu panjang yang gonjang-ganjing.  Ya senep, ya seneng.  :)) 

Sesudah hujan reda, kami muncul di depan.  Yep, akhirnya kami tampil dengan layak. :p 

Berikut sedikit foto untuk menguatkan cerita: 

Yep, ini Martha sepupu saya yang tangannya superterampil lagi menata hutan rimba rambut saya! :D 

Dengan gaun dari Onlyi dan sepatu Inside & Side (yop, serba pink!).

Keesokan harinya, saya ke Jakarta! :D Main ke mal dan berkunjung ke seorang Opoh Yun tersayang yang cinta hewan dan musik Keroncong.  ♥ 

Om nom nom...





Sekian berita dari saya.  :) Selamat Hari Selasa! Jangan lupa mampir juga ke Citraramya dan CetakCetik.  xoxo!

Kamis, 25 April 2013

April Saja Akan Segera Berlalu...

Tahun 2013 ini rasanya cepat sekali! Seakan saya baru saja tahun baruan di Jogja, tetapi tiba-tiba sudah terdampar di bulan April.  :)) 

Banyak hal-hal manis yang saya abadikan dengan scanner dan kamera 2 MP saya selama  4 bulan pertama tahun 2013, berikut cuplikannya: 

Siapakah dia? Barangsiapa menemukan kelinci nyentrik ini, harap lapor ya!






Karmel, Lembang, tempat yang paling enak dikunjungi di pagi yang cerah.  :D 
Buku bacaan favorit!
Baiklah, sekian kehebohan hari ini! :D

Rabu, 27 Februari 2013

Kembali Ke Inti

Berkat berbagai media yang bercerita, setelah orang-orang memberi saya rangkaian kisah, kini saya berhasil kembali ke jejak awal, setelah terdistraksi sesaat.  

Dan percaya rupanya masih ada.  Harapan tetap memanggil. 

Keadaan bisa menjadi lebih menyenangkan kalau hati kita sudah senang.  

Mari bergandengan tangan dan bersama melangkah! 

Jangan takut dengan waktu, karena waktu sedang mengumpulkan palet warnanya.  

Waktu ingin memperlihatkan selengkung pelangi untuk kita. :)


Senin, 07 Januari 2013