sepintas kecerewetan

Tampilkan postingan dengan label animalia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label animalia. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Mei 2016

Setiap Kata.

Percakapan kecil dengan semesta,
akan selalu ditangkap oleh sinyalnya.

Dan bagaimana pun bentuknya,
pasti dijawab. 

Meski mengejutkan,
atau memuaskan.

Dan,
bagaimana caranya menyembunyikan
binar mata yang terlalu penuh cinta?

Ketika definisi cinta saja
masih belum ketemu penjelasannya.

Salam meong
dengan sorot tatapan yang hebat.


 

Senin, 09 November 2015

Kompilasi Guguk Kesayangan: Kizka





Ini Kizka.  Waktu datang pertama kali, masih agak kecil.  Badannya hangat dan seneng menempel menggelayut dielus-elus.  Dibilang rotweiller, ya agak terlalu mungil.  Sifatnya juga beda.  Haha! 

Suatu hari dia dan KuprĂ© pergi dan tak kembali.  



Selagi melihat wajah Kizka ini, terdengar lagu The Moment yang dibawakan oleh Kenny G.  
Jadi sedih.  :') 


Di mana pun kamu, Kiz, hati kita akan selalu bertemu ya. :) 


Rabu, 26 Agustus 2015

Kompilasi Guguk Perasa : Gusgus



Tidak ada yang paham kenapa hari itu muka Gusgus sedih sekali.  

Gusgus adalah guguknya kakak sepupu saya, pemilik Tone to Tone Shop
Mirip daschund tapi nggak juga.  Bingung.  Intinya sih, dia gemuk dan lucu.  Ramah dan bau mulut.  :p 
Dulu punya teman namanya Indel, tapi sudah berangkat ke surga duluan. Usianya jauh berbeda.

Kadang Gusgus menggonggong pelan. Tetapi seringnya dia menyambut tamu dengan buntut goyang-goyang dan hidung penasaran, endus sana-sini.  

Kadang memeluk Gusgus seperti meluk guling. :) 

Sehat selalu, Gusgus! :D  


Kamis, 20 Agustus 2015

Kompilasi Guguk Manis : Jack




Nah inilah saya.  Seperti biasanya sekedar mengeceng anjing tetangga.  Ini namanya Jack.  Semoga dia panjang umur dan bahagia selalu.  Jack tinggal di rumah seberang, bimbel gitu.  Sifatnya manis, menggemaskan.  Kayaknya masih titisan beruang gitu.  :)) 

Salam kenal dari Jack! 

*dan kalau tetangganya baca, mungkin syok
*mungkin akan dituntut hak cipta 
*tapi...


Selasa, 04 Maret 2014

Hari Alam Liar Sedunia! (kemarin)


Semoga kita mau bertanggung jawab kepada kehidupan seluruh penghuni Semesta tercinta ini <3 br="">

Sabtu, 18 Januari 2014

Setelah Januari Bergulir Sebanyak Delapan Belas Hari...


...saya sudah cukup rutin makan dua jenis buah setiap hari. 

...saya benar-benar mengurangi asupan daging hewan berkaki empat. 

...saya untuk pertama kalinya merasakan seekor ayam makan dari tangan saya dan rasanya lucu. 

...saya meneruskan naskah-naskah novel yang tertunda.

...saya terobsesi menguasai Toccata karya Debussy, bagian dari Pour Le Piano.

...saya kembali ke IFI dan les lagi, menemukan kerinduan yang terobati.

...saya punya banyak ide baru.

...saya pergi ke berbagai mal dalam dua minggu dan tidak membeli apa-apa.

...saya sudah bisa memutar peg sendiri, juga peg biola orang lain.

...saya telah mempelajari kord C, F, G, C7, dan A Minor di ukulele saya Pandu Mahalo.

...saya terus bersyukur.

...saya menyederhanakan perawatan kulit dan tata rias saya.

...saya tidak membeli majalah.

...saya punya mesin jahit portable sekarang, dan saya bisa membuat karya dengannya.

...saya senang, dan akan selalu senang. 


Selamat bermalam Minggu! :)

Selasa, 22 Oktober 2013

Cerita Bonbin

Saya baru liburan ke luar kota! Tujuan utamanya sih, merusuh di pernikahan kakak sepupu, Kak Nadia.  Tapi, ujung-ujungnya, tentu, saya cari kebon binatang.  Secara saya doyannya sama kebon binatang. 

Maka saya pun berangkat ekstra pagi ke Jawa Timur Park 2: Batu Secret Zoo & Museum Satwa.  Itu sepaket ceritanya.  
Ngomong-ngomong, saya ogah ah ke taman safari Surabaya. Masa mereka nyajiin RAWON RUSA!? Oalah, itu udah keterlaluan. :(( 

Sekalinya ke sana mungkin saya kampanye...

Oke, tapi, mari kita banjiri dulu halaman ini dengan banyak foto pas saya di bonbin: 

'prairie dog' nan unyu

Iguana

Iguana lagi!

Ini, ehm, saya, di hari sebelumnya sebelum pemberkatan nikah sepupu :) Pakai gaun keren dari Onlyi + sepatu jambu Inside & Side + blazer dan tas tanpa merek :D

Saya dan Mak Mi

Saya difoto sama kakak saya, karena katanya mirip Katy Perry (?) akibat riasan mata yang tebal rupawan. Di situ saya pake gaun bunga-bunga kece dari Luna Maya for Hardware.

saya + sepupu + kakak

Sepupu sepupu sepupu!

Kembali ke bonbin.

Iya, kalau nggak salah lihat, ada lemur!

Museum Satwa nan epik!

Ini kandang iya, ruang kelas juga, dan, tentu, lemur ada di dalamnya tapi tidur, malas sekolah!

Llama si lucu! <3 br="">







Llama. Dari sisi manapun, tetap menggemaskan!

Merak! Tuhan pasti lagi rajin pas menciptakan makhluk ini.


Keluarkan monyet itu dari kandang, atau saya takol!




Si Tutul :D


Nah, sesungguhnya, sampai situlah kamera saya bertahan.  Di tengah perjalanan dalam area bonbin, baterenya ngadat dan kamera pun pingsan. :'(  Maka saya pakai peranti lain buat mengabadikan wajah-wajah satwa di sana.  Untuk ngintip sebagian dari hasil jepretan saya yang lain, yuk main ke sini, ke Instagram saya! :D

Demikian dulu ceritanya, ya. Selamat Hari Senin!

Rabu, 09 Oktober 2013

Kabarnya Baik!

Saya kok lama nggak main ke blog ya? Bagaimana kabarnya, Dunia Maya? Saya harap semuanya senang selalu. :)

Beberapa mimpi terbesar saya baru saja tercapai, lho.  Misalnya, akhirnya punya The Sims 3 sampai sekian expansion dan jika sedang senggang, saya benar-benar bisa main sepuasnya! :D

Kemudian, ya, saya menemukan calon viola baru.  Alias adiknya DevikaKalau memang jadi diadopsi dan pemiliknya merestui saya untuk memilikinya, saya mau namakan dia Lai.  Artinya: yang disayang.

Apa lagi? Oh ya. Saya menemukan seorang tetangga lucu di rumah sebelah.  Namanya Rocky.  

Foto Rocky bisa ditengok di markas saya yang terbaru, yaitu, akun Instagram! Yeah! 



Dia suka pup di depan garasi rumah saya kemarin-kemarin.  Tapi sudah nggak lagi, kok. :) Apapun yang dia lakukan, dia tetap anjing yang manis dan kocak.  Terima kasih sekali, saya dipertemukan dengannya (sungkem sama keluarga kecil di sebelah rumah).  

Selain Rocky, saya juga baru kenalan sama anjing tetangga sebelah kanan (kalau Rocky di kiri).  Namanya Goldi.  Dia Goldi generasi kesekian karena setiap punya guguk, tetangga ini pasti menamakannya Goldi.  Dulu sih, namanya relevan, karena rasnya selalu Golden RetrieverGolden: Goldi.  Tapi sekarang, jenisnya sudah beda.  

Walau berbeda, Goldi yang paling anyar ini manis dan rambutnya halus sekali.  Sepertinya dia sering mandi! :D

Sayang, belum sempatlah dia difoto. 

Oke, karena masih ada setumpuk kegiatan hari ini, saya sudahi dulu ya sesi cuap-cuap ini.  Salam gukguk! :D 
 

Rabu, 24 Juli 2013

Sayangi Hewan Langka Indonesia (dan hewan lain, tentu saja)!

Sang Ular

Hari ini, di tahun ular hari kesekian, sesosok ular mati dirajam batu oleh seorang bocah yang entah diajari apa oleh orang tuanya sampai bisa membunuh, dengan kejam.  Saya terlambat mencegahnya!

Saya saksi mata yang tidak bisa apa-apa.  Akhirnya, saya ambil tubuh Sang Ular dengan ranting, dan saya letakkan dia di dekat rimbunan semak-semak yang tertutup, lalu saya taburi kelopak bunga ungu.  

Selamat beristirahat, Ular! Sayang kita belum sempat berkenalan, ya. :")


Senin, 22 Juli 2013

Pos Khusus Buat Para Satwa Tersayang

Saya baru saja duduk di kursi angkot, dan karena tahu perjalanan masih panjang, saya pun membuka Twitter lewat telepon genggam saya yang (katanya) pintar. 

Alangkah kagetnya saya ketika melihat beberapa retweet yang menggunakan hashtag #RIPRaju.  Bukan cuma kaget, begitu sadar apa yang terjadi, tahu-tahu mata saya sudah berkaca-kaca.  

Ya, di angkot yang sedang melintasi Jalan Otten di sore hari, di hadapan banyak penumpang lain, saya berusaha menahan tangis.  Saya pun menengok ke luar jendela, takutnya air mata saya tumpah. 

Siapakah Raju? 

Raju adalah seekor gajah kecil, umurnya baru 1 bulan ketika ditemukan warga di daerah Aceh.  Dia yatim piatu.  Sebelumnya, mereka juga pernah kedatangan seekor gajah balita yang diberi nama Raja.  Raja sudah wafat terlebih dahulu.  

Dengan ketidakmengertian, Raju dirawat dengan diberikan susu sapi dan, yah, bukan perawatan yang tepat dan layak, tetapi setidaknya dia bertahan hidup.  Sayangnya, susu sapi jelas tidak cocok bagi anak gajah! Bayi Raju mengalami diare dan sakit-sakitan.  Untungnya, menjelang akhir Juni, sebuah lembaga berhasil mengadopsi Raju dan membawanya ke tempat yang lebih baik, walau itu pun belum sesempurna yang diharapkan.  Namun diare Raju berangsur-angsur pulih dengan diberikannya susu kedelai, dan nutrisi lain.  Dia diberi kandang yang walau kecil dan reyot, lumayan menghangatkan.  

Saat posisi Raju dirasa cukup aman, dan akan diadakan garage sale untuk dana pembuatan kandang Raju dan buat perawatan lainnya, semua orang dikejutkan dan dibuat ngeri oleh kasus pembunuhan kejam Papa Genk, gajah dewasa yang dirampok gadingnya.  Ah, untuk yang satu ini, saya pun terlalu seram untuk memaparkan kondisi jenazahnya saat ditemukan di hutan. 

Selepas kasus Papa Genk yang mesti diusut lebih jauh, ya itu tadi, sore-sore, Raju menghembuskan nafas terakhirnya.  Penyebabnya belum jelas.  Tapi tangis saya akhirnya berhasil dikucurkan beberapa menit yang lalu, di rumah, sambil galau di Twitter. 

Sejujurnya, saya selalu lebih sedih kalau ada binatang kenapa-napa.  Hewan itu seringkali lebih tidak berdaya.  Mereka memang kuat, apalagi gajah, ikan paus, hiu! Tapi, ketamakan manusia dan kerjasama yang hebat di antara mereka untuk menunjukkan kuasa dan menggalang uang demi menyumpal rasa lapar, membuat hewan-hewan kuat pun terancam hidupnya.  

Gajah direbut gadingnya.  Untuk apa? Uang milyaran!

Ikan hiu diambil siripnya. Lalu? Dia dikembalikan ke laut dalam keadaan cacat.  

Orangutan? Korban perburuan, dipenggal demi kelapa sawit dan uang, bahkan diperlakukan tidak pantas, seperti Pony si orangutan yang, aduh, nasibnya bikin merinding! (coba Google saja soal Pony orangutan)

Harimau? Ditembak dan diambil kulitnya, dijadikan dekorasi. 

Rusa? Dipotong dan jadi pajangan dinding. 

Sapi, ayam, babi, bebek, kambing, kelinci, buaya, ular, biawak? Diternakkan secara massal dan suatu hari jika saatnya tiba dibinasakan dengan tidak terhormat untuk memenuhi rasa lapar dan uang.  Kadang kulitnya dimanfaatkan lagi buat berbagai benda. 

Tidak, saya tidak peduli orang mau bilang bahwa itulah kebutuhan dasar manusia.  Hewan karnivora berburu untuk kebutuhannya, memang benar.  Tapi dia berburu tidak setiap hari, kan? Coba kalau manusia.  Binatangnya dikumpulin, sengaja dipaksa berkembang biak, tempatnya juga belum tentu layak, lalu dia dibunuh, kadang tanpa rasa, tanpa lapar kepepet, demi penghasilan saja.  Bisa kita bayangkan, betapa gelisahnya hewan-hewan di ternak ini setiap saat, dalam suasana siap dijagal kapan saja? Saya sih nggak kuat membayangkannya.  

Oke, gini deh.  Rasionalnya, sih, kalau berpikir secara ilmiah, hewan-hewan punya manfaat di alam.  Ya sebagai bagian dari rantai makanan hewan lain, juga untuk melindungi alam sendiri.  Binatang sekecil kupu-kupu saja kan membantu menaburi serbuk sari supaya bunga bisa mekar.  Siapa yang menikmati indahnya bunga-bunga? Kita, manusia, sebagai makhluk pemilik estetika!

Orangutan juga menyebarkan biji-biji sambil akrobatik dari pohon ke pohon, makanya hutan hujan bisa subur marsubur begitu! Lalu hutan ini menjadi penyerapan air, penguat tanah, sumber oksigen.  Siapa yang menikmati hasilnya? Kita, manusia, serta seluruh makhluk hidup lainnya.  

Semua, semua unsur dalam kehidupan, ada fungsi dan tugasnya masing-masing, kayak manusia ada profesinya sendiri-sendiri! :) 

Kalau sudah begini, saya emang mau jadi vegan aja.  Yah, walau suatu hari saya akan pelihara guguk, dan guguk nggak mungkin bisa hidup tanpa makan daging karena sudah wayahnya, tapi setidaknya saya sendiri nggak mau makan atau memakan sesuatu hasil kesakitan, ketakutan, dan teror! 

Saya bukan orang yang pintar bikin alasan.  Soalnya seringkali bikin prinsip berdasarkan dorongan hati saja.  Tapi, ya, saya cinta binatang.  Dan saya mau membela mereka.  Dan ini prinsip, lain lhoo, sama ide impulsif sesaat doang.  

Yuk, kita sayangi binatang-binatang, dan, jangan dibodohi oleh ketamakan ya! 



 


Biarkan gambar bicara :)

Selasa, 16 Juli 2013

Gajah, Saya Cinta Kamu, dan Seisi Dunia Seharusnya Juga Cintai Kamu


Sudah dengar tentang pembantaian gajah bernama Papa Genk di Sumatra? Carilah hashtag #RIPPapaGenk atau #RipPapaGenk di Twitter.  Dan bersiaplah untuk tergerak.  Mungkin diawali dengan tangis atau amarah, atau jijik jika melihat fotonya.  

Tapi sekarang benar-benar sudah saatnya tindakan dimulai.  Manusia-manusia tertentu sudah sangat keterlaluan.  Apa salah mereka? Untuk apa gading gajah diburu? Untuk apa uang banyak tetapi nyawa dihabisi?

Mari mulai cintai mereka, dan lupakan kekerasan.  Hapus kekerasan sejak dini, terutama di usia anak-anak.  Jangan biasakan anak-anak hidup melihat yang sadis.  

Kenapa film keras tidak disensor, sementara sebuah kecupan selalu disensor di televisi sini? Jelas itu membuat anak-anak berpikir bahwa kekerasan itu wajar, kecupan itu haram.  

Dan mereka terbiasa marah, berontak, bukan memeluk atau merangkul. 

Memang sih nggak nyambung dari nasib gajah saya jadi bicara sosial.  Tapi saya rasa ini ada koneksinya lho.  Dan, tidak, bukan cuma tentang gajah.  Bagaimana tentang orangutan dan hewan lain, sampai semut dan kecoa yang sering dipencet tanpa dia berbuat salah? 

Manusia, kenapa kita dibutakan oleh uang? Itu hanya kertas dan logam! Kita butuh uang, tetapi jika uang membuat kita kehilangan rasa, kitalah yang sudah terlalu terikat padanya.

Mari berdoa untuk arwah Papa Genk, keluarga yang ditinggalkan, baik keluarga gajahnya dan keluarga manusia yang dia sayang dan mengasihinya.  

God bless your soul, Papa Genk.  :'( 


Jumat, 31 Mei 2013

Dagang Kecil + Dapet Piala Bergilir :)

Hai, sebelumnya, izinkan saya berdagang ya, sebelum kita bercuap-cuap soal yang lain! Ada beberapa produk yang saya beli, tetapi kemudian saya tidak pakai lagi dengan berbagai alasan, seperti ketidakcocokan misalnya.  Jika kalian tertarik, harap langsung kirim email ke: the_cheeser@yahoo.com, ya! Merci.  ;)










Nah, setelah urusan perdagangan, sekarang, kejutan, saya dikasih award sama Kak Naomi! :D Kak Naomi ini punya blog cantik yang unyu dan meriah.  Feminin sekali pokoknya, feminin dengan sentuhan Jepang.  Makasih buat award ini ya, Naomi-san! :* 

ATURAN MAIN:
  • List 11 random facts about yourself.
  • Answer the questions designated by the blogger(s) who nominated you.
  • Place YOUR nominations for the Liebster Award. Nominate five or more other bloggers that. have less than 200 followers. Make sure to notify them via comment or email, etc.
  • Make up a set of questions for those nominated bloggers to answer.
  • Display the Liebster Award badge on your blog.
Baik, mari kita mulai dengan 11 Random Facts About Moi, Ningrum

(i)            Saya doyan aroma kayu manis campur gula.  Makanya suka banget pai apel, pretzel, dan apa saja yang mengandung wewangian itu. 

(ii)           Jika ada pilihan untuk pelihara anjing, saya pingin jenis pug! Karena mukanya lucu.  Nanti akan saya kasih nama Monot.  Kenapa? Ya kepingin saja. 

(iii)          Saya baru potong rambut, nyoba gaya bob.  Hihi. :D


(iv)          Saya sebetulnya bocah pemalas.  Kalau ada kesempatan buat santai-santai nggak produktif, saya pasti menggunakannya sebaik mungkin.  Memang kedengerannya buruk, tetapi, saya memang bukan manusia-ajrut-ajrutan yang selalu harus sibuk.  Bagi saya, melamun juga salah satu langkah menuju sukses! Yep, karena imajinasi bisa membawa kita ke mana pun. :p

(v)           Belakangan sering sekali berpikir tentang percintaan.  Yahahaha.  :”)

(vi)          Saya pencinta mode! Pokoknya saya sangat peduli dengan paduan baju apa yang saya pakai + cara saya mengenakannya.  Saya juga memerhatikan bagaimana orang berbusana.

(vii)         Cita-cita terpendam saya: jadi komedian, misalnya sebagai komik alias stand-up comedian.


(viii)        Saya pemberontak.  Aslinya.  Semakin disuruh semakin mantul.  Tapi di hal-hal tertentu saja, kok, nggak parah juga.  Hehehe.

(ix)          Saya mungkin imajinatif, tapi saya tipe yang lebih suka hal-hal nyata.  Bacaan saya yang paling mejik mungkin cuma Harry Potter.  Selebihnya, saya lebih suka cerita kemanusiaan atau sejarah.  Science fiction juga nggak ‘saya’ banget. 

(x)           Kalau ada kesempatan, saya ingin ke Kalimantan untuk berjumpa dengan orangutan di tempat konservasi.  :’)

(xi)          Akhirnya poin kesebelas! Bicara soal angka 11, saya jadi inget sepak bola.  Tidak ada kesebelasan yang saya gemari sekali, lho.  Soalnya saya bukan penonton olahraga, macam bola atau balap atau tinju.  Saya juga jarang olahraga, tapi saya senang kalau bisa lari-lari pagi lucu bersama cowok unyu *kode*.  Sekedar info tambahan, saya suka banget lihat seragam pemain baseball.  GANTENG! <3 span=""> 


Nah, sekarang, saya diminta menjawab pertanyaan dari Kak Naomi ini! :D Pertanyaannya dalam Bahasa Inggris, tapi jawabannya pakai Bahasa Ibu saja, ya.

1. What is your opinion about Gyaru in Indonesia?
Sejujurnya kurang ngikutin perkembangan para gyaru di Indonesia, sih, tapi saya rasa, selama dia cocok dan nyaman dengan gaya gyaru, saya sih suka kok! :D  Bagaimana pun, orang yang punya pilihan mau tampil seperti apa, biasanya mencuri respek saya.  

2. Do you have favourite gyaru/gyaruo artist? If yes, mention it.
Dan lagi-lagi jujur, saya nggak tahu siapa yang harus diidolakan karena nggak tahu siapa saja gyaru-gyaruo-nya.  Huahaha.  :D  Nanti kalau ketemu favoritnya, saya edit deh tulisan ini.

3. Do you like playing game? If yes, what are you playing now?
The Sims 2 Life Stories.  Yang cukup di netbook saja pokoknya.  Dari dulu saya main The Sims dan kayaknya nggak akan pernah bosan.  Saya pingin punya satu komputer khusus The Sims doing.  Hihihi. X)

4. Do you have any inspirational people? If yes, who is she/he?
Banyak! Tapi kalau perlu saya sebut satu, Ajahn Brahm.  Penulis buku Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya dan buku-buku lain tentang ajaran Buddha yang universal sekali  untuk diterapkan di hidup kita supaya jiwa tetap tenang.  Di sisi lain, sosok Ajahn Brahm ini juga begitu bersahaja, saya ngefans!  

5. What do you do in your spare time?
Melakukan hal hedonis dan nonproduktif macam browsing internet atau cuma nonton sesuatu dan santai-santai, dalam keadaan lebih rileks, bisa tidur siang atau melamun di kebun belakang, ngobrol sama bunga dan bambu.  Kalau rajin, keluar cari barang-barang lucu.  :) 

6. What is your favourite food?
Nasi.  Putih atau merah atau hitam.  Pokoknya saya cinta nasi!

7. Japan / Korea Song, which do you prefer?
Lebih ke lagu Jepang, sih.  :D Maklum, veteran perang otaku.  Hehehe.  Tapi lagu-lagu Jepang banyak yang manis-manis musim semi juga, dan aransemennya bagus-bagus. 

8. What is your dream in the future?
To be short and straight, my dream is to be a wise lady, to marry a sir I like + love who loves me, to live environmentally-friendly and to own my organic field on the backyard with biopores! And yes, I want to be healthy, wealthy, and forever artistic.  I wish I’ll be an authentic illustrator, musician, and have my own cute band with my husband.  Yeah, I think I said this point will be short and straight…

Oke, pertanyaan saya untuk yang akan saya lemparkan piala bergilir:

1.     Kalau kamu bisa ngobrol sama binatang, mau bicara sama hewan apa?
2.     Warna kesukaanmu apa? Kasih filosofi di balik kesukaanmu itu ya.
3.     Seandainya Bumi ngajak kamu berbincang dari hati ke hati, kalian mendiskusikan apa, sih?
4.     Menurut kalian, seberapa penting keberadaan kosmetik dalam kehidupan perempuan?

5.     Tahu band bernama Keane? Suka? Atau sama sekali nggak kebayang itu apaan?
6.     Aliran musik kesukaan kalian apa?
7.     Pernah berpikir menjadi penemu barang unik yang berguna bagi kehidupan? Ayo diceritakan idenya!
8.     Kira-kira, masalah limbah di dunia ini harusnya diatasi dengan cara apa? 

 Penerima piala bergilir: 


Er, gak sampai 5. Sudahlah ya, ampuni. Hehehe.  :)