Kamis, 29 Juli 2010

Hari Ini

Barusan aku nonton sama Mama. Di BTC. Inception. WUAHHH! Keluar-keluar rasanya linglung. Serasa lagi ngimpi. Atau nggak. Nggak tau. Ngeblur semua. Hahahaha. Untung, sekarang udah cukup waras. Internetan sembari denger lagu It's Summertime-nya Funny Little Dream dan ditemani seberkas cahaya mentari sore. Hahahaha.

Mimpi, ya. Mimpi berlapis-lapis. Sebetulnya bisa terjadi loh. Aku sering bangun dalam mimpi. Ceritanya lagi mimpi, terus bangun, taunya masih dalem mimpi! Wuih. Kalau dipikir-pikir, mimpi tuh mengerikan, ya? Hahaha.

Rabu, 28 Juli 2010

Nasib Si Kacamata Retro

Kawan-kawanku! Kacamata retroku...putus!!! :'-((

Tadi pagi, emang aku lihat lensanya rada nggak nempel di bingkai. :-S Aku sedikit curiga. Pas siang-siang, mendadak terdengar bunyi 'krek' yang mengerikan. Dan aku melihat...bingkainya patah!!!

Aduh, rasanya pingin nangis.

Yah, sudahlah. Mungkin buang sial. (amin). Berarti akan ada keberuntungan baru buatku. (amin).

Udah lama nih, nggak nulis di sini! :-> Hari ini...saya uring-uringan. Bawaannya pingin marah. Jadi saya menghibur diri dengan baca buku-buku cerita lama yang gambarnya lucu-lucu, semisal seri Caroline, Tini, dan lain-lainnya terbitan Gramedia Pustaka Utama tahun kapan itu.

Belakangan juga saya lagi gembira, sih. :D Mimpi-mimpi bagus saya jadi nyata. Hahaha. :-D Selamat! Untuk diri saya sendiri. Semoga semakin banyak mimpi indah yang menjelma jadi kenyataan, ya. :D

Kawan, karya-karya baru di Deviantart sudah semakin banyak. ;-P Boleh dilihat-lihat kalau ada waktu. :D

Rabu, 21 Juli 2010

Sebuah Hari

Bangun agak kesiangan hari ini! Aaargh. (:'-S) Untung bukan jadwal sekolah, jadi nggak bakal telat.

Pagi ini sarapannya Koko Krunch pakai susu Frisian Flag low fat. Wah. Enak banget! Tapi diketawain sama Mama dan Papa karena dibilang kayak anak kecil. Mm. Mungkin saya memang rada rindu masa kanak-kanak saya, di mana rambut saya batok dan muka saya bundar. :-))

Sekarang, saya ngedit-ngedit foto dengan Adobe Photoshop CS sembari menyimak lagu-lagu kesukaan. Nikmat sekali.

Jam setengah tiga nanti, saya harus berangkat les! Les biola alto saya yang menyenangkan ~tapi jujur aja, baru latihan barusan...~ maaf Kakak Guruku. :-D

Barusan juga saya main piano. Saya maenin lagu yang betul-betul nggak bosen-bosen dimaenin: Sonata Op.13, 2nd Movement "Pathetique" karya Beethoven. Karya yang melankolis tapi manis. Ah. Setelah dipikir-pikir lagi, Beethoven memang jagonya komposisi mengharukan deh! Setiap karya Beethoven selalu bikin merinding. Suka deh!

Hahaha. Ada yang tergila-gila musik klasik, kayak saya nggak?

Oh iya, sekilas info. Saya baru nambah link baru di bangs and vintage glasses ini. Judulnya Nona Pedagang. Isinya daftar buku saya yang sudah terbit, Cappuccino Paradise, jilid 1 dan 2, dengan harga dan prosedur pembeliannya. Plus resensi! :-D Monggo mampir, supaya punya bacaan buat ngisi kejenuhan.

Selamat siang bolong, semuanya!

Merah Jambu


Iya. Keterlaluan. Saya masih daring juga!

Tapi saya kepingin ngoceh. Secara sekarang ada perasaan melankolis kecil yang menyelinap. Maklum, mulai ngantuk.

Saya mulai cerita-cerita aja deh. Kenapa sih pacaran itu selalu terlihat rumit? Kadang-kadang, saya perhatiin kalau orang lebih bahagia di masa pedekate daripada pas udah jadian. Setelah diteliti, sepertinya karena ekspektasi yang tinggi di masa pedekate, alias berharap banyak dan entah kenapa optimisnya gila-gilaan. Semua tentang gebetan jadi JEMPOLAN banget. Pas jadian, gembiranya nggak nahan, deh! Eh, pas udah pacaran...mulai deh: "Kok dia gini, ya?"

Kata "ternyata" pun mulai berkumandang di mana-mana. Itulah akar pertengkaran! Kalau parah, maka terjadilah PUTUS.

HAH! Menakutkan! Kenapa yang mereka klaim sebagai CINTA itu malah menambah usia kita (marah-marah dan cepat tua, misalnya)?

Dan yang lebih menyedihkan lagi buat saya, orang yang pedekate, jaim, begitu pacaran keluar aslinya...dst. Sedih, deh. :-S Kita 'kan pacaran untuk membagi kebahagiaan, bukan membagi kekesalan (kata kakak saya).

Dari kata-kata di atas, saya menyimpulkan:

1. Jangan jaim selama pedekate dan seterusnya pun hindarilah jaim.


2. Bersikaplah realistis, tapi kita boleh banget berharap! Malah, harus! Tapi, realistis sedikit, deh.


3. Sayangi pacar kita, bukan cekal tangannya, bukan menggenggamnya terlalu erat sampai dia malah merasa kebebasannya lenyap. Kalau terlalu digenggam, pasir pun malah ambrol, 'kan?


Hahahahaha...rasanya sok tahu banget! Ah, mudah-mudahan berguna, tapi. ;-)


:D Selamat tengah malam, semuanya. Semoga berbahagia dengan kehidupan cintrongnya!

Ngomong-ngomong, gambar di atas bikinan saya. Yah, ceritanya sih, saya dengan seseorang (yang belum jelas siapa). Hahaha. :D

Selasa, 20 Juli 2010

Sekilas Jurnal


Iya. Kadang-kadang saya juga jadi juru potret. Ini salah satu foto yang saya ambil di Hutan Maribaya, Bandung. Saya pergi bareng anak-anak orkestra gereja saya (SLCO). Kami main bareng dalam rangka...MAIN! Hahaha. Dan, inilah salah satu oleh-olehnya. :)

Kami main ke gua Belanda dan gua Jepang. Terus, tiba-tiba seorang teman jajan ganyol, semacam umbi-umbian yang citarasanya mirip ubi, tapi besar dan harus dikupas kayak pisang. Jadi, bayangkanlah pisang warna coklat muda, gendut, dan rasanya seperti ubi dan renyah. Enak banget! Alasan dia beli adalah: "Si Ibu yang jualnya kasihan..."

Selain itu, kami sempat ketemu monyet-monyet bermuka narsis yang berkeliaran. Wah. Seperti bertemu saudara kembali! :D

Sesudah seru-seru bergua dan bermonyet, kami mulai menghadapi jalur dakian yang nggak ada habisnya. Nanjak terus! Mana kadang-kadang berlumpur, sehingga kami kudu ber-catwalk di pinggiran batu. Pokoknya off road dadakan, lah! Sampai ada orang (bukan teman kami, tapi dia orang) yang jalan tanpa sepatu. Mungkin sekalian kakinya dimaskerin lumpur! :))

Kami ngos-ngosan. Jujur aja. Cuapekk. '(~>~)''

Tapi akhirnya kami berhasil menemukan...rumah makan Sunda! Hahaha. Letaknya di atas air terjun Omas. :) Kami pun makan ikan bakar, tahu goreng, nasi putih, sambal terasi, dan...es teh manis anget (istilah si Mbaknya). Tahu-tahu seorang anak kecil kecemplung ke dalam kolam. Yah! Nangislah dia. Alhasil kami dapat tontonan unik siang ini. Kasian tuh bocah.

Setelah itu, kami pulang naik angkot. Pulang ke tempat parkir. :) Di angkot, ketawa-ketawa karena mendengar guyonan teman. :)) Ngakak-ngakak! Mana angkotnya jalan dengan gila-gilaan!

Sekian ceritanya. ;-)

Ingat petuah ini, kawan-kawan:

hari tanpa tawa adalah hari yang sia-sia!

Charlie Chaplin

Semua Mau

Nggak tahu ini namanya semangat anak muda, atau otak yang nggak fokus, tapi...

-Pas ngebaca majalah fesyen, saya suka kebita jadi sosialita dan difoto-foto pakai baju bermerek (merek sendiri, kalau bisa)

-Pas ngelihat poster konser atau resital musik klasik, saya ngebayangin seandainya saya juga ada di panggung, dan fotonya nongol di poster.

-Pas ngelihat para fashion blogger, saya kepingin juga kayak gitu.

-Waktu merhatiin para sukarelawan, saya pun pengen ke Kalimantan dan berfoto dan pakai kaus sukarelawan. Kan kesannya keren.

-Lihat orang masuk koran, mau foto saya terpampang di sana.

-Ngelihat pemilik perusahaan kosmetik, saya membayangkan kalau saya punya line kosmetik sendiri.

Ah, semangat masa muda atau apa sih namanya? Hahahaha!

Cukup iklan susu pintarnya. (wujudkan impian anak anda...hahahaha) Sekarang saya mau cerita-cerita aja. Barusan saya ke sekolah dan bertemu teman-temin. Ada adik kelas, ada sobat saya, ada teman lain lagi, ada mas-mas panitia Klub Jajan Nyok (tentu saja klub tak resmi), dan lain-lain. :D
Saya beli empat biji martabak mini. Dua isi kornet, dua lagi isi kornet-keju (nyaris nggak ada bedanya gitu!). Enak banget! Saya teringat pada seragam SMA saya, deh. Aduh. SMA. Saya kepingin mainnya, tapi nggak kepingin belajarnya! Hahaha. Kecuali pelajarannya cuma seni, sejarah, olahraga, dan...BP! Hehe. Nggak usah ada matematik, deh. >:-P

Ngomong-ngomong, saya lagi kepingin baca novel Indonesia! Ada yang punya ide? :D

Senin, 19 Juli 2010

Kacamata Retro!

Saya pikir saya kepingin jadi pelopor penggunaan kacamata retro di sekolah. Cewek, pula, yang mana masih rada jarang. Saya pun berburu kacamata ke mana-mana, yang harganya terjangkau, modelnya asyik, dan retro. Tapi belum membuahkan hasil.

Hingga suatu hari, saya didului oleh seorang teman. Dipakainya kacamata retro yang besar dan keren.

Ah! Batal deh jadi trendsetter!

:D

Sekarang, saya sudah punya kacamata retro hasil berburu di Jalan ABC, Bandung. Saya dan seorang kawan sama-sama beli kacamata. :D Lumayan. Harganya miring, sudah termasuk lensa (karena mata saya minus).

Pokoknya, horeee! :D

Jika Mencari Kisah-Kisah Penghangat Hati

Check out my short stories and poems! :D Dijamin menghangatkan hati dan menemani kalian di hari yang kumuh.

Cerita paling asyiknya: Gelombang Itu, Gelombang Gelora-Katarina Ningrum
Boleh disimak, dan kalau bisa dikomentarin! :D xoxo

Silakan membuka blog ini:
http://cetakcetik.wordpress.com/

Untuk lebih mudahnya, klik saja link berjudul Nona Mesin Tik di atas. :D Selamat menikmati!


Saya cukup keterlaluan. Di mana-mana menebar cerita. Ini blog kesekian saya.

Mungkin, gayanya beda lagi dengan blog lain saya.

Setiap blog punya cerita.

:D miliki hari yang baik, kawan-kawan.