Sabtu, 13 Februari 2016

Meminjam Nyanyian Baloo

Look for the bare necessities
The simple bare necessities
Forget about your worries and your strife
I mean the bare necessities
Old mother nature's recipes
That bring the bare necessities of life

Wherever I wander
Wherever I roam
I couldn't be fonder of my big home
The bees are buzzin' in the tree
To make some honey just for me
When you look under the rocks and plants
And take a glance at the fancy ants
Then maybe try a few

The bare necessities of life
Will come to you
They'll come to you!

Look for the bare necessities
The simple bare necessities
Forget about your worries and your strife
I mean the bare necessities
That's why a bear can rest at ease
With just the bare necessities of life

Now when you pick a pawpaw
Or a prickly pear
And you prick a raw paw
Next time beware
Don't pick the prickly pear by the paw
When you pick a pear
Try to use the claw
But you don't need to use the claw
When you pick a pear of the big pawpaw
Have I given you a clue

The bare necessities of life will come to you
They'll come to you!


Familiar sama lagu di atas? Kalau kalian nonton The Jungle Book dan ngecengin Mowgli serta teman beruangnya si Baloo, pasti kenal! Melodinya kece, simpel, dan isi lagunya dipikir-pikir...menenangkan jiwa, ya. Senikmat makan salad di Pizza Hut. Yoi, salad doang.


Rabu, 03 Februari 2016

Hm, Susah Definisinya

Saya kira cinta itu cuma semacam, "Eh, ganteng!"

Lalu saya bisa memiliki yang ganteng itu kalau saya berusaha dan memberinya perhatian berlebih.  Atau...membuatnya tertawa.

Lantas saya tumbuh dewasa.  Yaah, agak dewasa, lah.  Sampai sekarang juga masih suka dikira anak SMA.

Saya kira, cinta itu kompromi.  Jika ada yang naksir, beri tanggapan.  Kalau menaksir, beri tanda-tanda dan dekati terus. Tapi toh saya terlalu malu juga untuk melakukan hal seperti itu.

Jadi saya simpulkan, cinta itu untuk orang dewasa saja. 

Ternyata saya tetap berpikir keras lagi.  Cinta itu apa? Dimulai dengan apa? Tatapan yang menggetarkan? Apa cukup? Saling senyum? Apa bisa menjadi indikasi? Jalan bareng? Belum tentu berakhir jatuh cinta.  Apa cinta harus selalu tentang berusaha dekat? Bagaimana kalau kita berdiskusi, cocok, dan di situ lahir sebuah cinta? Serius deh, cinta itu apaan, sih? Kenapa buat saya sulit dan buat orang lain mulus meluncur?

Alhasil, saya rasa, pikiran saya terlalu rumit.  Padahal cinta itu hanya perasaan.  Bahkan, cuma istilah untuk sebuah perasaan. 

Dan ketika saya menatap mata seekor kucing, itu pun cinta.  Hanya saja bentuknya berbeda dari 'cinta' yang saya rasakan ketika mata bertemu dengan gebetan.

Yah, apapun.  Selamat menunggu Hari Kasih Sayang tiba! :) 

cuplikan kecil dari The Elephant's Journey karya José Saramago