sepintas kecerewetan

Tampilkan postingan dengan label apresiasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label apresiasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 September 2014

Teropong Mengarah pada Sang Tetangga *hup

Saya baru dapet tetangga baru! Iya, rumah kami di lantai dua emang selalu strategis buat mengamati kehidupan di lantai dasar, alias tetangga.

Siapakah mereka? Sepasang suami-istri yang punya anak tiga, laki-laki semua. Tetangga baru ini, ceritanya sih, aktif mengurusi metode pembelajaran dan pendidikan anak gitu. Bahkan meneladani metode pengorangtuaan alias parenting. Dipikir-pikir, harusnya anaknya baik-baik dong. ;)

Eh nggak taunya, yang terjadi malah...kehebohan.  Anak-anaknya memang aktif banget.  Maklumlah anak kecil.  Tapi...kelakuannya khas bocah zaman sekarang: doyan teriak, konsentrasinya pendek, sebel dengan pelajaran, asyik banget kalau udah ketemu gadget, dan anehnya suka tiba-tiba naik ke lantai dua nggak pake basa-basi!

Nah, kalau lihat gelagat-gelakan anak kecil, harusnya mengacu pada orang tuanya, dong? Dan apa yang terjadi? Orang tuanya sih menurut saya baik-baik aja.  Baik mah, baik.  Cuma, rada kurang basa-basi.  Pas pertama dateng aja, mereka nggak pake kenalan-kenalan dulu.  Karena papasan, baru deh, kenalan.  Pasang parabola tivi kabel, nggak izin kemarinnya, tau-tau sudah ada juru instalasi naik ke atas, baru setelah melihat saya lagi bengong, om tetangga dateng dan cuma ngomong, "Ikut pasang ini ya."

Gitu doang.

Lalu, perlakuannya pada anak-anak? Ya gitulah, nasib anak-anak...diomelin orang tua melulu. Kepikiran nggak sih? Anak kecil kan niru orang dewasa.  Lah, kalau tiap hari dipapar teriakan, kritik, dan segalanya, dia pasti niru kan? Tanpa sadar.  :p  Udah paham rumusnya?
Anak-anaknya juga jadi nggak tahu unggah-inggih.  Naik ke atas tanpa izin. Diajak ngomong nggak jelas. 

Seperti banyak kasus murid-murid kecil saya di les piano, sih.  Mereka sering lupa, guru adalah manusia juga, yang perlu dihormati dan didengarkan.  Apalagi, lebih tua.  Tapi guru juga harus menempatkan diri di kacamata bocah--mereka emang jauh lebih labil dan sesukanya--mungkin karena nggak ada yang ngajarin mereka untuk memandang dunia dari sudut pandang orang lain.   

Vice versa.

Idealnya, anak kecil, remaja, dewasa, dan lansia, semua harus bisa belajar bareng-bareng.  Belajar berempati sebesar-besarnya, agar tak perlu lagi ada kekacauan pendidikan.  Dan, tentu, semua harus saling sayang. 

Yuk, kita jadi manusia yang baik dan memahami unggah-inggih atau basa-basi sebagai hal mendasar.  Ini bukan budaya.  Ini bentuk penghormatan pada orang lain. Itu esensi jadi manusia dan hidup sama manusia lain, juga makhluk hidup lain.  Siapa sih, yang nggak seneng diperlakukan dengan penuh sopan? :D




Sabtu, 06 September 2014

Si Ningrum Ngapain Aja Sih?

Ini blog nyaris nggak ada tujuannya, tapi tak apalah.  Saya tetep seneng nulis-nulis unyu di sini. :D

Sementara menunggu berita spektakuler tentang saya ketemu jodoh, misalnya, yuk, kita berbagi tentang kegiatan sehari-hari saja.  Seperti sudah diceritain sebelumnya, saya emang lagi hobi makan buah-buahan.  Kayak orangutan.  Supaya rasa empati saya makin tinggi.

Tapi kemarin ini, meja saya diberesin lagi.  Dan ketika saya melihat pensil warna dalam kantung-kantung plastik, saya...agak frustasi karena:

1. Susah ngambilnya.

2. Kurang praktis.

3. Plastik.

Jadi, saya pungut toples-toples kaca bekas Yummylk, susu almond murni yang lagi hip di Bandung--dan semoga hip selamanya, saya kasih dekorasi kecil sedikit.  Kayak gini:


Temanya: semangka dan pisang! Semangka untuk meletakkan pensil-pensil warna hangat, dan warna-warna dingin adem di pisang. 

Begini:


Syukurlah.  Jadi semangat nggambar lagi! Dan meja kelihatan kayak...toko betrak-betruk.  Asli deh.  XD

Oh iya, saya lagi garage sale, lho! Silakan disimak di akun Instagram: @hurayagaragesale. 

Nah, terus, saya sedang rajin dengerin lagu ini: My Other Half bikinan Indra Lesmana.  Liriknya manis deh. 

Looking for my other half
And I got complete must on you
Astrology sight can be perfect clue
Is it true?

I could make a step behind
But I stupidly can't deny
Sweet tenderly heart
Your smile, I kindly regret

If you would be shining my hours forever more
Then we could be sharing our moments happily in harmony

By the moonlight's magic rhyme
We have caught in the finest time
It's true, love is blind
And I've really found
With you


Saking manisnya, saya jadi pingin makan alpuket.  Hap!

Kamis, 26 Juni 2014

Masa Lalu yang Artistik!

Kemarin ini saya keranjingan nonton film-film musikal zaman dulu.  Misalnya: Singin' in The Rain dan Annie Get Your Gun.  Kira-kira seangkatan deh sama Sound of Music yang terkenal itu. :D 








Nggak tahu kenapa, nih film-film kok menarik ya? Dan suasana klasiknya bikin gemes.  Belum lagi, karena musikal dan lagunya asyik-asyik, saya...kecanduan.  Sampai hafal lagunya tanpa sadar! Padahal cuma dua kali tonton ulang kok. :p 

Maka jadilah saya, di sini, nyanyi-nyanyiin soundtrack film-film tersebut.  Sambil berusaha membereskan novel-novel yang tertunda.  Sambil ngerjain ini dan itu.  Uh yeah.  

Jangan lupa, main-main ke halamannya Cappuccino Paradise, ya! Ada yang baru dan foto profilnya baru! (penting banget) X)

Selamat Hari Kamis! :) 




Jumat, 28 Februari 2014

For You Dear GFC Followers

If you are here to follow my green beauty journey
please follow the other page:  


(just click the title or the picture anyway)
 

http://citraramya.blogspot.com/



Thanks! :D 



Senin, 24 Februari 2014

Pemanja Telinga

Selagi menulis novel, saya malah melanglangbuana ke dunia maya (salahkan saja modemnya, biar ramai, biar mengaduh nepi ka tunduh).  Tapi, sekalian saja saya mau membagikan daftar 10 judul lagu favorit saya sepanjang Februari ini! :D  

1 - Perahu Kertas - Maudy Ayunda 
Lagu tema Perahu Kertas, film dari novel Dee.
Tiap menyimak lagu berjudul mirip ilmu origami ini, saya pasti terharu sendiri.  Hahaha. 

Musiknya unik, tapi yang paling bikin saya kesengsem adalah pasangan manis yang mendirikan musiknya itu.  Band lucu bernama Kisses.  Mereka begitu...retro.

3 - Piknik - Naif
Bikin hati ringan ceria dan pingin kencan sambil makan sorbet stroberi bersama cowok idaman.  :p 

4 - Toccata - Claude A. Debussy
Yang satu ini piano solo klasik.  Bikin keranjingan.  

5 - Higher Than The Sun - Keane
Salah satu bonus trek di CD terbaru mereka, The Best of Keane.  Enak! 

6 - Why Do You Let Me Stay Here? - She & Him
Jelas-jelas curhat colongan seorang Ningrum.  :)

7 - L'Amoureuse - Carla Bruni
Syahdu-syahdu elegan. 

8 - Tout Les Garcons et Les Filles - Francoise Hardy
Lagunya bikin berbunga-bunga sendiri, ngebayangin piknik romantis di taman.  Padahal belum tentu nyambung sama lirik lagunya. :p 

9 - Electrified - Naif
Seru aja dengerin lagu yang aneh ini. 

10 - Dear Sunday Night - Katarina Ningrum
Iya, saya iseng ngarang lagu kemarin ini, pake Garage Band.  Hasilnya lumayan memuaskan sih. 


Selasa, 02 Juli 2013

Keponya Windi ;)

Halo! Kemarin ini kan saya dapet award nih dari Kak Naomi.  Terus sekarang, salah satu kawan yang saya lemparkan piala bergilir itu, Windi, mempersilakan saya menjawab pertanyaan bergilir dia! Dan sejujurnya pertanyaan dia menarik, saya dengan sukarela saya uraikan di sini. :D 

1. Menurutmu, sehat itu apa?

Sehat itu, selalu bersyukur, selalu bermaksud baik, mengikuti kata hati, dan bersosialisasi dengan tulus. :)

2.   Apa arti Bumi buatmu? Seberapa sehatkah agar Bumi cukup layak untuk kamu huni?



Bumi adalah Ibu dari bunda semua makhluk hidup.  Dia melahirkan, menghidupi, menopang, mendaur ulang dengan sendirinya, sehingga segala sesuatunya tetap berjalan.  
Bumi sudah layak huni dari sananya, sayang, banyak hal dan material baru dan kurangnya komunikasi kita dengan Bumi membuatnya mengalami kerusakan. Kita harus lebih mendengarkan Bumi, dekat dengannya, dan memahami perilakunya.  Saya sayang Bumi, sepenuh hati!
 
3.   Kalau suatu hari kamu jadi vegetarian, alasan apakah yang paling kuat untuk mendasarinya?




Ya, suatu hari saya mau total, walau sekarang masih bolong-bolong, tapi saya tetap berusaha.  Alasannya, karena saya sayang sama binatang.  Dan asupan nabati selalu terasa lebih segar! :)
 
4.   Suka keripik singkong nggak? Kenapa?




Suka, terutama yang asin-asin pedas! Karena kriuk-kriuk dan bisa menghibur, entah kenapa.  Gimana denganmu, Win? :p
 
5.   Apa jenis sayur dan buah favoritmu?


Masing-masing kategori tiga biji, ya! Sayur: wortel, brokoli, bayam. Buah: apel, pisang, semangka. :9
 
6.   Kalau nggak ada kerjaan, paling suka ngapain? Kenapa?

Buka komputer, berselancar di kancah dunia maya, cuma untuk lihat-lihat ini itu! Atau kadang, jalan-jalan ke mal cuci mata.  Kalau enggak, nonton film. Iya, saya hedon. :))
 
7.   Tebakanmu, saya ini orang yang seperti apa sih?


Melankolis, pemikir, bahkan terlalu banyak, dan lumayan moody? Bener nggak, Win? Dan kamu cerdas!
 
8.   Seberapa menyenangkan kuliah buatmu?


Saya nggak kuliah, jadi nggak tau deh.  Mungkin menyenangkan, mungkin biasa saja, saya selalu senang di mana pun (kecuali di restoran sate kelinci).  :D
 
9.   Apa arti namamu?


Kata Mama, Ningrum itu singkatan hening dan harum.  Sementara nama baptis saya, Katarina, artinya murni.  Jadi saya, murni, hening, dan harum.  Macam air mawar, kali ya? :)
 
10. Apa yang kamu tahu tentang Dee Lestari? Suka tidak? Kenapa?

Dia seorang Capricorn, dan saya suka tulisannya, kecuali seri Supernova. Cerita cinta Dee tetap manis tapi intelektual, dan permainan katanya menyenangkan! Hanya kurang warna pink saja.  

11. Ulang tahun yang akan datang pengen dikado apa sama orang tersayang?

Orang tersayang yang mana dulu nih?  Saya sayang semuanya lho! Hehehe.  
Oke, kalau dari keluarga, saya ingin, ehm, entahlah, kebersamaan saja cukup.  
Kalau dari teman-teman, asalkan tidak mengandung kekerasan dan eco-friendly serta tidak melibatkan banyak sampah plastik, saya terima saja. Juga yang ramah hewan ya! 
Dari gebetan, err, jangan coba pancing untuk tanya ini siapa, saya bahkan tak tahu siapa yang harus digelari gebetan! Tapi, jikalau memang ia mau memberi saya kado, ehm, seekor Yorkshire Terrier bakal menyenangkan.  
Namun buat saya, selaksa pelukan sayang sudah sangat cukup, lho! ;) #kode 

Makasih ya, Windi, buat pertanyaannya! Menyenangkan, lho! Hehehe. :D  

Kamis, 14 Maret 2013

Main Sama Si Nicole

Nicole? Nama orang? Iya sih.  Tapi kali ini bukan ngomongin orang, walaupun saya ada kenalan bocah sesama Capricorn yang namanya Nicole. :D

Nicole yang mau diobrolin sekarang adalah...Nicole's Natural! Kalau rakyat Pramudita sini ada yang ngikutin blog centil saya, Citraramya, mungkin sering baca nama itu.  Silakan ditengok dulu, nih, biar nggak bingung: POS POS FANATIK


Nah, saya kan biasanya bikin tulisan yang urusan sabun menyabun di blog yang beralamat di tumblr itu.  Tapi kali ini topiknya bikin saya pingin membahasnya juga di sini! :D 

Mari kita buka dengan ilustrasi...

Mulanya, saya tak pernah tahu apa-apa tentang merek ini.  Sama sekali.  Saya yang doyan produk serba alami dan harus berprinsip ramah lingkungan pun bergantung pada The Body Shop, L'Occitane, dan kadang menitip atau tukeran produk sama Lynn, teman saya, penulis blog Lovely Cosme yang isinya sejalan dengan prinsip saya. :)

Tapi saya tak pernah puas dengan merek-merek di atas, karena, walaupun mudah dijangkau karena gerainya ada di mana-mana, tetapi tidak semau produk yang mereka klaim 'natural' itu benar-benar seratus persen alami.  Masih ada saja bahan kimia kurang sedap yang terselip di daftar komposisinya.  Dan itu mengecewakan. Maklum, saya orangnya pingin yang maksimal.  :(

Memang, The Body Shop punya program mengembalikan botol, dan itu sangat saya suka.  Namun saya rasa bakal lebih keren lagi kalau programnya diganti dengan 'isi ulang'.   Karena kalau hanya 'mengembalikan', toh kita tetap harus membeli lagi, dan menambah jumlah plastik lagi di rumah... Kalaupun kita diberi reward poin tambahan dan sebagainya, tetap saja ujung-ujungnya nambah barang! Harapan saya yang sudah basi dan hilang asa.   *huf

L'Occitane punya komposisi yang lebih otentik, dan kemasannya lebih bervariasi.  Diadakan juga program membawa kemasan kembali ke toko untuk donasi fondasi perlindungan tunanetra, tapi ternyata harus 5 buah, dari 5 buah itu akan diberikan pada kita sebatang sabun!  Kalau kurang dari 5 buah, nggak diterima.  Mana komitmennya, mana?

Jadi, saya sreg sama merek-merek itu, tapi kurang puas. :)

Kemudian saya juga nemu 100% Pure, yang nampaknya meyakinkan.  Bahan-bahannya memang asli alami semua, kemasannya lucu, harganya setara, dan produknya banyak, dari kosmetik sampai produk perawatan anak-anak, ada! Cuma sayangnya, di beberapa produk, ada bahan yang namanya Japanese Honeysuckle.  Yap. Bahannya sih alami.  Tapi, konon katanya dia bersifat seperti paraben. Pengawet sintetis yang dampak jangka panjangnya kurang oke.  Yang tadinya saya niat beli ini, itu, saya pun mengurungkan niat.  Saya cuma beli kosmetiknya.  Karena bebas si Japanese Honeysuckle dan memang kualitasnya oke! Sayang, belum ada tokonya di sini. :') 


Nah, suatu hari, saya ke PVJ.  Waktu lewat-lewat PVJ minggu-minggu sebelumnya, saya sudah melihat banner bertulisan nicole's natural bath. NOW OPEN. Mulanya saya skeptis. Saya cari di internet tentang ini, dan tetap saja skeptis.  Paling juga klaim alami tapi isinya sama aja! Akhirnya, saat ke PVJ, saya menyempatkan diri nebeng ngendus, tanya harga, dan baca isi produk di nicole's natural

Saya pun masuk ke toko berlanggam putih-putih minimalis dengan dekorasi apik.  Kakak penjaganya ramah.  Tokonya wangi.  Yang paling absurd sekaligus mendebarkan, adalah momen ketika saya mengendus-endus produknya, menanyakan harganya, dan membaca komposisinya serta diberitahu beberapa hal penting tentang merek ini: 

Bahwa sesungguhnya, wanginya enak-enak alami.  Mereka punya rumus nama begini: (efek aromaterapi) (jenis wewangian).   Ditemukan di sana, 6 rumus utama: 
Cooling Mojito + Calming Lavender + Energizing Citrus + Romancing Rose + Balancing Wood + Detoxifying Green Tea.  Dan semuanya unik! 

Dan saya suka sekali bagian ketika Kakak Penjaga berkata: "Produk kita bisa diisi ulang, lho. Harganya jadi berkurang kalau isi ulang." 

ASTAGAMEGA aja itu.  KEREN.  SESUATU.  Inilah yang saya tunggu! Lalu saya menengok dan melihat tabung-tabung berisi bahan untuk isi ulang.  I can actually refill my bottles here! MENAKJUBKAN. 

Keajaiban ketiga, komposisinya memang semua alami dan bahkan sepertinya vegan! Tak ada beeswax, madu, dan sebagainya.  Hanya rempah-rempah dan minyak esensial.  

Produknya beragam. Sabun batang, sabun bentuk selotip, sabun coklat, shower gel, scrub, losion, bahkan teh bunga pun ada! 

Alhasil, saya pun memutuskan mau pedekate sama Nicole's ini.  Saya mulai dengan membeli losion yang Rose dan shower gel dari dunia Citrus, plus teh Wood.  Semuanya diskon 5% karena kebetulan saya bawa botol kosong PET 1 yang tadinya mau dibawa balik ke empunyanya di toko X. 

DAN SAYA SUKA BANGET semua produknya.  Bahkan Mama saya ikutan pakai losionnya (karena saya minta sih), dan untungnya beliau pun bisa menerima keberadaan losion serba alami nonlengket ini.  

Tehnya, sekeluarga suka! Wangi dan bahkan menyisakan rasa manis sedikit. 

Jeli pancurannya? KEREN! Nggak mengandung Sulfat (itu lho, bahan pembusa deterjen dan sabun cair), jadi busanya minimalis, dengan aroma yang menakjubkan. 
 
Kemudian saya mulai beli benda-benda lain dari situ.  Citrus cream scrub, Konjac sponge, organic sweets mereka (macam gula batu ditaburi bunga-bungaan dan kulit buah jeruk), Green Tea shower gel, juga sabun batang Mojito yang kenampakannya seperti kue bolu. Semuanya menyenangkan dan bebas rasa bersalah karena bahan kimia berlebih atau karena botolnya entar cuma bisa teronggok jadi sampah.  Kan bisa diisi ulang! Kalau nggak pun, dikembalikan saja ke tokonya. Atau, sambil beli jenis produk yang sama dengan wangi berbeda, supaya diskon 10%.   :3

Jangan lupa, setiap pembelanjaan 500.000 Rupiah (kalau nggak salah segini), bakal dapet bayi pohon mahoni yang bisa kita pelihara! Asyik ya! :D  Saya mau ah entar, biar dapet temen buat Ganesha Grasidi dan Helianthus Giganteus Generasi II !

Yang juga berkesan dari toko ini, adalah Mbak Litanya.  Salah satu penjaga toko yang kayaknya profesional.  Hahaha. Soalnya dia inget aja tahun lalu saya belanja sama kakak + sepupu saya, sampai pas kemarin ke situ saya ditanyain.  Yah pokoknya saya doyan deh sama toko ini! Kalau sampai tutup nangis kayaknya.  :'(

Sambil iseng-iseng, yuk kunjungi situsnya, ikutin Twitternya (@nicolesnatural), dan main di Facebooknya.   Di PVJ, tokonya ada di lantai bawah, jejeran Wakaka, sebelahan sama Menu Cookies & Craft, seberangnya MindBlowing.  Ya, pokoknya dicari saja, gampang kok. :D

Oh iya, sekedar curhat, kalau mengendus aroma produk Nicole's itu, lucu lho rasanya! Seperti perpaduan wangi standar sabun-sabunan, tetapi di baliknya terasa kekayaan rempah dan bunga-bungaan yang bikin kita kangen rumput.  :D 



*Ocehan ini asli tulus dari hati lho, bukan karena dibayar atau nggak.  Saya orangnya berdedikasi.  Jadi kalau udah suka sesuatu nggak akan ragu promosi.  Mestinya saya jadi pedagang aja sih. :p

Sekian ngekngokan pagi ini.  Besok pagi bahas yang lain lagi! Oh iya, rencananya saya pingin ngadain giveaway dalam rangka menyambut Hari Bumi, lho! Ditunggu ya.  :)

Selasa, 02 Oktober 2012

Ketika Impianmu Tercapai

Saya punya kebiasaa mendaftar 10 hal apa saja.  Seperti di sini.  Salah satu yang lumayan seru yaitu soal per-Accio-an. Bacalah dulu ini.

Ajaib dan konyol, memang, seandainya kita bisa betul-betul mengundang apapun yang kita mau.  Tetapi kenyataannya, dua dari Accio Wishes saya terkabul! Butuh jangka waktu setahun, memang.  Dan ada ketidaksempurnaannya.  Mungkin saya kurang detail, tapi...astaga, tetap saja dua dari 10 permintaan yang terkabul itu rasanya...luar biasa!

Oke, saya mulai meracau.  Bagaimana kalau saya jabarkan langsung, mana yang menjadi kenyataan? 

Tengok lagi daftar Accio saya.  

Yep, nomor 6 dan 7.  

Bahkan nomornya berurutan! 

Ayah saya sudah membeli mesin pemindai merek Canon, dan saya bisa memasukkan gambar apapun ke komputer! Rasanya senang sekali kembali memiliki scanner.  :) 

Lalu, ada apa dengan nomor TUJUH? 

Ini sangat keramat.  Angka 7 adalah angka keberuntungan saya.  Dan rupanya...saya memang beruntung, juga orang-orang lain yang ingin mengucapkan mantra nomor 7 ini pun sangat beruntung! 

Karena... demikianlah isi permintaan itu:

7. Accio Keane! It's been a long time, Keane.  You guys never visiting my country.  Why, oh, why? :(

Dan yang muncul setahun kemudian adalah: 

*pingsan dulu* 

Mari kita baca poster yang saya colong dari suatu tempat di galeri Mbah Google.  Live in Jakarta. Jakarta, mamaknya Indonesia.  Kota yang jaraknya hanya 2-3 jam dari rumah saya.  Dan Keane, band yang telah menuntun saya ke hidup yang benar dan penuh tuts hitam putih dan kecambah bersuara... 

JADI CITA-CITA SAYA YANG SUDAH DIPENDAM DAN DIUMBAR SELAMA 8 TAHUN AKHIRNYA MENJADI NYATA!

SAYA. BISA. NONTON. KEANE.  HIDUP-HIDUP!

Langsung saya teringat momen-momen melihat video klip Everybody's Changing di MTV setiap sore, itu tahun 2004.  Saya masih berseragam putih-biru. 

Kemudian saya tersenyum mengenang masa saya, Esther, dan Inez menonton DVD Strangers yang isinya cuplikan konser-konser mereka dan video klip.  Juga saat DVD itu digilir ke orang-orang lain, berhubung saya memang sudah mirip bagian marketing Keane. :p 

Dan semakin dalamlah cinta saya pada band ini.  Semua albumnya saya koleksi.  Dari yang pertama, Hopes and Fears (plus yang versi ekstensi dengan 5 trek bonus) menyusul Under The Iron Sea, Perfect Symmetry, EP Night Train, dan Strangeland.  Setiap dua tahun, mereka menelurkan album.  

Saya selalu bertanya-tanya, kapan mereka akan ke Indonesia.  

Dan mereka pun datang! Hiks! :'D Saya sangat gembira ria sampai lompat.  Waktu itu, ketika Esther, sobat kental saya, mengirim SMS yang menginfokan perihal kedatangan mereka, saya sedang di belakang (berposisi samping) panggung auditorium IFI, mau konser bersama Devika, dan fokus saya selama konser hilang begitu saja.  Hahahaha! Rasanya seperti mimpi.  
Walau penantiannya cukup melelahkan, toh saya rasa waktunya tepat.  Dengan harga tiket yang lumayan tinggi, mereka benar-benar mengerti saya.  Soalnya kalau mereka datang, katakanlah, tiga tahun lalu, saya pasti merengek karena masih kere. :p Setidak-tidaknya sekarang saya tidak perlu merengek atau lebih parahnya, meminta-minta ke orang tua.  Saya bayar tiketnya sendiri.  Apapun resikonya.  Nonton sendiri atau bareng siapa pun.  

Seusai konser berikutnya, minggu depan lagi sesudah pengumuman sakral tersebut,  saya langsung memesan tiket dari Trilogy Live Sang Promotor dan benar-benar gelisah menunggu saatnya tiba.  

Sesungguhnya, saya juga sudah senang andaikata saya memang akan benar-benar bakal nonton sendirian doang.  Soalnya Esther di Belanda, dan Inez di Jogja, dan sibuk.  

Sampai akhirnya, saya Twitter-an! 

Keajaibannya, berkat cuap-cuap di Twitter, saya pun akhirnya mendapat teman menonton! Namanya Thanty.  Dia juga berasumsi akan benar-benar nonton seorang diri.  Maka kami berkenalan dan janji akan berjumpa di Tennis Indoor Senayan nanti.  

Sehari sebelum konser, dan saya sudah semakin deg-degan.  Lagu-lagu mereka, terutama yang dari album Strangeland, saya hafalkan.  

Tiba-tiba salah satu teman SD-SMP saya, Uthe, mengontak saya pula.  Dia bilang dia menang lomba video lip-sync Everybody's Changing.  DAN DIA MENANG tiket gratis nonton Keane! Hahahaha.  Sungguh, lucu sekali hidup ini.  Salah satu teman yang dulu saya tularkan kecintaan akan Keane, sekarang bakal bersama saya menyaksikan sendiri Keane nyanyi depan mata. 

Dan inilah yang terjadi di hari-H, sesudah terus menerus berdebar sampai susah bobo malamnya.  


menanti teman-teman datang sambil celingukan, malah ambil foto.


panggung sebelum acara
 Suasana sangat khusyuk.  Orang-orang berdesas-desus, dan lampu belum dimatikan juga.  Berkali-kali tampak beberapa pria seliweran di panggung, sayangnya mereka bukan Keane, melainkan teknisi. Hahaha! Tapi lihatlah, panggungnya sangat sederhana!

that collapsable moment! OMG.
Dengan permainan lampu warna-warni, dan sorotan yang indah, serta dengungan suara yang sangat pas, tidak timpang dan saling tabrak satu sama lain, dan mengingat bahwa mereka adalah Keane, saya nyaris pingsan *lebay*.  Selama ini, saya mesti sabar-sabar kalau karaoke karena lagu Keane hanya seiprit saja jumlahnya.  Namun hari itu, saya puas menyanyikan lagu Keane, bersama Keane langsung! Ditemani Tom Chaplin dan diiringi sobat-sobatnya Tim Rice-Oxley, Richard Hughes, dan Jesse Quin! Dan 24 lagu pula.  Puas!!! Mungkin kurang satu.  Kurang dekat panggung sedikit. 

Ah, barangkali kekurangan ini justru lompatan kecil sebelum saya bisa sepanggung dengan mereka membawa band saya sendiri.  *salah satu dari Accio Wishes berikutnya!

Oh iya.  Sebelum konser dimulai, saya pun sempat foto-foto bersama para gadis yang sampai saat ini masih sama-sama euforia... 

bersama: Kiky, Uthe, Thanty, dan Si Dodol Penggemar Keju

 (foto di atas dicolong dengan izin dari Thanty)
 Senang berjumpa dengan kalian! We are strangers gathered in Strangeland.  :)

Uthe, korban keracunan doyan Keane saya



Thanty, sang teman baru yang edgy

Saya sebelahan sama Tom Chapliiin! Di foto. :p

Serius deh, Tom Chaplin itu tipe saya.  *malah curhat lagi*

Oke, supaya lebih seru lagi, saya mau terangkan impresi masing-masing lagu yang mereka bawakan Jumat kemarin.  Saya colong daftar lengkapnya dari sini


You Are Young
Saya sudah terbayang-bayang asyiknya menyanyikan lagu ini bersama Keane dan semua fans lainnya.  Bagian tengahnya, ketika bagian 'oooh-ooh', persis imajinasi saya. Seru dan dramatis seakan kami bakal lahir baru *berlebihan tapi nyata!
Bend and Break 
Menyenangkan rasanya, kalau dulu saya cuma mendengar dan melihat video konser Keane membawakan lagu ini, sekarang saya ikut menyanyikannya bareng-bareng! 

Day Will Come 
Ajib dah.  Saya menunggu momen lagu ini ditampilkan.  Dan memang asyik sekali! Bikin semangat! 

Nothing in My Way 
Saya suka lagu di atas.  Keren dan berkarakter, juga mengandung aura-aura pentatonik. Wih!

Spiralling (Jesse Quin on guitar)
Bagian ketika Tom mengacungkan kepalan tangan ke atas dan seluruh penonton otomatis ikut sambil bilang 'wuuuu!' itu, NGGAK BAKAL TERLUPAKAN.  Juga saat Tom nge-rap 'did you wanna be an icon?' dst. Astagaaaa~kebahagiaan saya meluap-luap!
 
We Might as Well Be Strangers 
Diiringi pencahayaan dramatis, lagu ini melelehkan hati siapa saja.  Termasuk saya, yang dari tadi sudah leleh-leleh tak keruan.  

The Lovers Are Losing (Tom Chaplin on guitar)
KEREN dan maskulin.  Demikianlah kesan saya.  :) 
  
Silenced by the Night 
Wuaaah! Ini dia yang bikin orang-orang semaput penuh cinta.  Semua menyanyikannya dengan khidmat. Nadanya agak tinggi, tapi saya tidak peduli.  Pokoknya nyanyi.
Everybody's Changing 
This song has changed me.  :') *nyanyi dengan rasa haru stadium tinggi
Neon River 
Sedikit tak terduga, tetapi saya menikmatinya! Lagu ini agak antik, tapi asyik! 

The Starting Line 
Jadi, kata Tom, ini lagu favoritnya dari Strangeland.  Astaga.  Sama dong kayak saya. :3  

Your Eyes Open (Tom Chaplin solo performance on acoustic guitar)
Ya.  Tiba-tiba Tim, Richard, dan Jesse keluar.  Tom mengambil gitar akustik, dan menghipnotis kita semua! Luar biasa.  
  
Stop for a Minute 
Tadinya saya yakin lagu ini tak bakal ada.  Soalnya nggak ada K'Naan di bagian rapnya.  Tetapi toh tetap dinyanyikan! Dan jadinya enjoyable banget.  

Strangeland (Snippet)
Kalau di rekaman, lagu ini pakai piano + drum.  Tetapi kemarin, mereka membawakannya dengan kalem, cuma diberi efek semacam strings dan sepi.  Perpaduan Tom dan Tim kala itu benar-benar keren. Penghayatannya juara banget. 
 
On the Road 
Tanpa jeda lama, langsung semangat lagi! Lagu ini memang bikin kita lompat-lompat senang.  

A Bad Dream (Tom Chaplin plays rhythm)
Lagu galau yang bikin galau saya hilang kalau karaokean.  Soalnya kalau karaokean lagu Keane, saya pasti nyanyi yang ini.  Dan saya kemarin menyanyikannya bareng Tom Chaplin.  Oh astaga.  Berasa mimpi, tetapi mimpi indah.
  
Disconnected 
Banyak penggemar lagu ini.  Ciamik sekali untuk didengar, juga dinyanyikan, dan dihayati.  

This Is the Last Time 
Ringan, tapi berkarakter.  Oke banget! 

Somewhere Only We Know 
*nggak bisa ngomong, cuma sanggup nyanyi penuh perasaan dan histeria* 

Is It Any Wonder? 
Saya suka banget! Lampunya kedap kedip, dan kita berjingkrak.  KEANE, YOU ROCK!
Bedshaped (Jesse Quin on synth)
Ini lagu yang ditunggu-tunggu banget sama Thanty.  Dan nampaknya memang semua orang menantinya.  Sambutannya super meriah.  Pas nyanyi, supermeledak.  Pokoknya top bangetlah.  Setelah Bedshaped, mereka keluar.  
DAN MENJERITLAH SELURUH PENONTON.  
LALU KEMBALILAH MEREKA SEMUA KE PANGGUNG  HOREEEEEE!!! XD  *walau sudah diduga, karena bocoran setlist ini telah menjadi rahasia umum*
  
Encore:
Sea Fog (Tom Chaplin on vocals and Tim)
Mantap suratap.  Sayangnya ini salah satu lagu yang agak susah dihafal, jadi ada bagian di mana saya cuma komat-kamit berusaha mengingat-ingat detail liriknya.  
  
Sovereign Light Café
Saya lagi doyan-doyannya sama lagu di atas, belakangan sebelum konser.  Jadi saya nyanyi sepuasnya.  Menyenangkan. :)

Crystal Ball 
Sebagai penutup, lagu ini membuat kami sebal karena konser harus berakhir.  Jadi bernyanyilah semuanya sekuat tenaga, kemudian dengan sedih harus merelakan Keane masuk ke balik panggung dan tidak kembali.  Mungkin baru 2 tahun lagi mereka akan balik ke sini.  :'(

Seperti ditinggal pacar, susah sekali beranjak dari kegembiraan saat konser Keane ini.  Apalagi untuk fans fanatik kayak saya.  Hahaha.  Serius deh. 

Rasanya...benar-benar berat.  Tapi saya bahagiaaaa. *mata berkaca-kaca* 

Sedihnya, saya tidak berkesempatan berjumpa langsung pada mereka untuk minta tangan.  Tapi tak apalah.  Masih ada lain waktu! :)  Seperti yang saya gombal-gombalkan, mungkin nanti saya bisa bawa band saya sepanggung sama Keane.  Hihihi! 

Demikianlah laporan saya.  Sekarang saya mau dengar lagu lagi.  Masih euforia! 


Selamat Hari Batik Nasional! :D

n.b. Suara Tom pas bicara, kayak malaikat.  *bruk, pingsan lagi* 
Saat ia menyanyi, suaranya juga tetap stabil.  Dan, oh, Richard sempat memotret kami semua penontonnya.  Dia bawa kamera dan memotret dari belakang rangkaian drumnya.  
Oh, dan Tim Rice-Oxley main piano seperti sedang menari. Ini bangetlah yang bikin saya semakin semangat berpiano.   Jesse, saya tidak terlalu mengenalnya, tapi dia tampak menyenangkan dan semangat!


Tolong bawa lagi Keane ke sini, oh, Tuhan, dan pada momen itu izinkan saya ngobrol sama mereka.  Please. :')


 


 

Jumat, 24 Februari 2012

Hobi: Menggambar (Cowok Ganteng)

Jadi saya baca-baca majalah, terus nemu wajah yang asyik untuk diabadikan dalam bentuk sketsa pensil warna-cat air. :D 



Model pertama nongol di majalah Girlfriend Indonesia edisi Februari 2012, namanya Dede.  :D 

Dan yang berikutnya saya lihat di majalah Street Jack, semacam katalog Jepang, edisi September 2011.  Entah siapa namanya! 

Saya suka banget wajah mereka! Hahaha. 

Entah apa yang harus saya tulis, maka saya promosikan saja dua tempat main saya yang lain. 

Ingin membaca cerita-cerita seru penghangat hati? Klik yang ini.  

Jika hendak bercentil-centil sambil melestarikan Bumi dan isinya, mari kemari

;) 


Sabtu, 08 Oktober 2011

Cintai Produk Lokal!

Bukan, saya bukan mau ngomongin keripik singkong atau beras improt.  Saya kemarin baru nonton Djava String Quartet asal Yogyakarta, di CCF Bandung, dan saya sukaaaa banget! Kebangetan sukanya.  

Terdiri dari 4 pemain alat gesek yang berkemampuan hebat, Djava menampilkan karya Beethoven, Mozart, dan bersama piano--Schumann.  Semuanya bikin saya merinding (physically merinding, maksud saya!).  

Tahun 2009, saya juga nonton Djava.  Cuma karena saya masih amatir, ya, saya merasa biasa saja, walaupun memang penampilan mereka memukau.  

Tapi di tahun 2011, mereka jadi sepuluh kali lebih mengerikan sampai saya senyum-senyum sendiri pas mereka memainkan lagu! Mana pianisnya pun jago gila.  Amit dah.  *pada makan apa sih?*makan senar*

Oh iya, saya nontonnya bareng Esther dan Manda.  Udah gitu saya akhirnya beli juga CD Yes, I Listen to Djava String Quartet seharga 25ribu Rupiah.  

Ah, pokoknya mereka KEREN! 

Kemarin saya nonton Mr.Popper's Penguin, yang dimainkan oleh Jim Carrey si muka elastis.  Ya ampun, jadi pingin pelihara pinguin! Lucu banget! :3  


Ada pos baru di citraramya! :)

Monggo mampir.

Senin, 01 Agustus 2011

Kiriman Sudah Sampai!








 
 
 
Aheeey! Ya ampun.  Pertama-tama saya ucapkan TERIMA KASIH YA! pada Inejh yang menyumbangkan penghargaan lucu-lucu ini.  :D Dan selamat buat kamu, Sayang, sudah dapet award. :)
 
Nah, setelah mendapat award, sekarang saya rasa saya ingin berbagi kepada penulis-penulis blog lain yang telah membuat hati saya terpaut... *ceileh 

Dan ini dia mereka yang pantas dikirimi hadiah ini: 

1.La Petite Evita, yang bikin dunia berasa manis dan ceria dengan foto-foto warna pastelnya. 
 
2. Carnellin, sang pembahas produk-produk skin care dengan mendetail.  
 
3. Phanie, layout blognya manis dan isinya asyik. 
 
4. Kak Arman, tukang foto super jago! 
 
Selamat yaaaaa! :D