sepintas kecerewetan

Tampilkan postingan dengan label dasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dasa. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Oktober 2015

Just Some Ideas

Dan saya bingung kenapa judulnya mesti Bahasa Inggris, tapi kadung ketulis, jadi ya sudahlah, Sis. (eh ada rimanya).

Ini cuma posting hore-hore nggak penting tentang apa yang ingin saya wujudkan bersama orang-orang penting.

Di Malam Minggu yang tenang, saya jabarkan apapun yang sedang saya ingin tarik dalam kehidupan saya.
Semoga Semesta memeluknya.

1. Akan mengurangi makan ikan-ikanan.  Langkah awal menuju murni ovolactovegetarian. 

2. Bertemu si Oknum Unyu (jangan tanya siapa, tapi Semesta tahu) dan ngobrol panjang penuh senang.

3. Menemukan piano tangan kedua dengan kualitas hebat, warna putih, di tempat yang mudah dijangkau dan harga yang sesuai. Akan dinamakan Pianika.

4. Keliling dunia bersama Sang Jodoh.

5. Industri minyak kelapa sawit dan semua yang memakai sawit berkurang sebanyak-banyaknya...

6. ...agar hutan hujan timbul subur kembali.

7. Tidak lagi beli Wipol dan Superpell terpisah.  Toh sama saja isinya.

8.  Minum jus buah / smoothie atau es krim atau frozen yogurt pakai KeepCup.  Dadah, gelas plastik!

9. Belajar rajin membuat makanan sendiri di dapur penuh sayur mayur.

10.  Bahagia.  Itu cukup melingkup segalanya.

Selamat Sabtu Malam! :D

Rabu, 10 September 2014

10 Idaman Saya

Udah lama nggak ngedaftar apa-apa di sini, ya? Kemarin-kemarin mainannya perasaan siih. :p

Oke, saya mau nebeng nulis daftar belanjaan di sini.  Tapi, belanjaannya sehat! Ini bahan-bahan pokok yang pingin saya selalu miliki di dapur, biar bisa mamam nabati tiap hari. :D

1 - biji chia yang lagi hip itu, dijadiin puding dan segalanya.  Kayaknya bisa jadi solusi kedoyanan berkraus-kraus saya, deh. Dan bisa dibawa jadi bekel cantik dalem toples kaca. 

2 - madu.  Pokoknya harus punya madu. Buat pemanis.

3 - oatmeal alias gandum giling. Bisa dicampur apa aja, dan enak, dan seratnya baik.

4 - kismis.  Di saat darurat, enak nih buat cemilan.

5 - susu almond.  Sekarang Yummylk produksi yang di botol gede seliter! Kurang bahagia apa coba.

6 - alpukat.  Tambahan lemak nabati, walau nggak boleh kebanyakan karena bisa kolesterol entar.

7 - tomat.  Dijadiin apa juga enak, kecuali dimakan bulat-bulat.  :p

8 - cuka apel.  Bisa buat pembersihan pascasampo, sekaligus buat masak-masak makanan 'semriwing'.

9 - bubuk kakao + maizena.  Pengental, perasa, minuman, sekaligus sampo kering!

10 - minyak wijen.  Asyik buat tumis-tumis dan aromanya...asyik!

OKE! Sekian cuap-cuap hari ini.  Mari mamam sehat!

Oh iya, kemarin saya baru melakukan kedongoan.  Ninggalin kartu ATM di mesin ATM.  (-_-) Rasanya pingin gigit bantal deh.  Tapi, daripada keselek kain, saya gigitin aja jeruk dan anggur.  Sekalian nambah vitamin. :D

Selamat Bertengah Pekan!

Senin, 24 Februari 2014

Pemanja Telinga

Selagi menulis novel, saya malah melanglangbuana ke dunia maya (salahkan saja modemnya, biar ramai, biar mengaduh nepi ka tunduh).  Tapi, sekalian saja saya mau membagikan daftar 10 judul lagu favorit saya sepanjang Februari ini! :D  

1 - Perahu Kertas - Maudy Ayunda 
Lagu tema Perahu Kertas, film dari novel Dee.
Tiap menyimak lagu berjudul mirip ilmu origami ini, saya pasti terharu sendiri.  Hahaha. 

Musiknya unik, tapi yang paling bikin saya kesengsem adalah pasangan manis yang mendirikan musiknya itu.  Band lucu bernama Kisses.  Mereka begitu...retro.

3 - Piknik - Naif
Bikin hati ringan ceria dan pingin kencan sambil makan sorbet stroberi bersama cowok idaman.  :p 

4 - Toccata - Claude A. Debussy
Yang satu ini piano solo klasik.  Bikin keranjingan.  

5 - Higher Than The Sun - Keane
Salah satu bonus trek di CD terbaru mereka, The Best of Keane.  Enak! 

6 - Why Do You Let Me Stay Here? - She & Him
Jelas-jelas curhat colongan seorang Ningrum.  :)

7 - L'Amoureuse - Carla Bruni
Syahdu-syahdu elegan. 

8 - Tout Les Garcons et Les Filles - Francoise Hardy
Lagunya bikin berbunga-bunga sendiri, ngebayangin piknik romantis di taman.  Padahal belum tentu nyambung sama lirik lagunya. :p 

9 - Electrified - Naif
Seru aja dengerin lagu yang aneh ini. 

10 - Dear Sunday Night - Katarina Ningrum
Iya, saya iseng ngarang lagu kemarin ini, pake Garage Band.  Hasilnya lumayan memuaskan sih. 


Selasa, 04 Februari 2014

Daftar Keinginan



Iya, bahasa gaulnya: wishlist. Saya juga bakal punya wishlist versi kosmetik, tapi itu buat citraramya.   Kalau di sini, saya mau ngedaftar hal-hal apa saja yang saya ingin coba di tahun ini.  Kalau kebiasaannya baik, semoga bisa dilanjutkan sampai tua, dan menurun ke anak cucu. 

Sekarang mari mulai merunut. 

1.  Bola Pencuci
Saya pingin banget cobain si EcoBall ini.  Sejenis bola pencuci yang isinya partikel keramik, ah, saya nggak pinter menjelaskan.  Intinya, pemakaian benda inovatif ini akan mengurangi pencemaran air, lingkungan, dan hemat! Bisa dipakai 3 tahun, katanya.  Tinggal celup di cucian, putar mesin, tadaa!

2.  Biopori
Saya memang tinggal di rumah yang mesti berbagi tanah sama beberapa pihak luar tak dikenal.  Tipenya mirip apartemen rumahan gitu.  Jadi saya nggak bisa pakai tanah di bawah seenaknya.  Tapi saya benar-benar mau menggali lubang dan bikin biopori! Pokoknya harus! Nanti biopori itu malah bisa dipakai bersama-sama tetangga lainnya.  Lebih banyak yang mengerti, lebih baik, kan? :)
3. Bikin pengharum ruangan dari bahan-bahan alami.
Misalnya minyak esensial.  Campur air distilasi, taruh di botol semprot.  Ah, pasti udara jadi segar! :D

4.  Kombinasi Gizi Seimbang
Saya mau memperbaiki pola hidup, tapi nggak diet. Memperbanyak buah dan sayur.  Dan saya akan memakan apa yang saya suka, selama saya tahu batasan dan mempertimbangkan apa yang masuk ke pencernaan.  Oh, dan saya kan nggak makan daging merah lagi. 
 5. Belanja lebih sedikit. 
Ketamakan sebenarnya cuma ilusi.  Kita bisa kok hidup terus-terusan membeli sampai keluar dari daftar kebutuhan.  Boleh saja menghibur diri dengan cemilan-cemilan lucu atau baju-baju menarik.  Tapi jangan kebablasan sampai jadi rakus! 

6. Membuat Lai Maheswari makin yahud.
Semoga biola alto ini semakin cantik saja svaranya.  Semua tergantung saya!


7. Menguasai Toccata karya Om Debussy
Lagi ini sangat, sangat, sangat, dan 100(sangat) keren.  Dan saya sudah mulai menghafal sembari memperbaiki tekniknya.  Saya ingin menguliknya sampai asyik! 


8. Merampungkan Naskah-Naskah Novel yang Tertunda
Ceritanya masih rahasia.  Tapi asal kalian tau, tahun ini saya mau luncurkan 3 naskah.  Satu yang pertama sudah pasti lanjutan novel saya sebelumnya, Cappuccino Paradise.  Tapi, 2 yang lain, ada deh! 


9. Mencintai.
Kita nggak boleh egois.  Jangan terus menuntut dicintai doang.  Belajarlah mencintai.  Saya akan mencintai semua yang ada di depan mata.  Semua orang.  Semua keadaan.  Segala barang yang saya punya! Iya, kalau kita mencintai, kita akan dicintai. 


10. Makin Kocak.
Terdengar nggak penting? Bagi saya, humor itu sesuatu.  Selama humornya nggak mengandung kekejaman atau penghinaan.  Saya sih suka humor kata-kata, atau humor kritis.  Saya ingin melatih kemampuan saya ngeguyon, supaya orang gembira ria kalau ada saya.  Kecuali saya ketemu orang yang lagi mau curhat sedih, ya, nggak mungkin saya ngebodor banyak-banyak.  Bisa-bisa dia ngacir karena tersindir! :D


Itulah daftar kepingin-kepingin saya.  Ada yang kembaran? ;)



Rabu, 16 Oktober 2013

10 Gejala Hijau





Sejauh apa saya mengusahakan hal-hal yang lebih baik bagi lingkungan hidup, juga kesehatan saya dan orang lain?  Istilahnya sih: green effort saya sudah sampai mana ya? Penasaran, saya pun iseng ngedaftar apa saja yang sudah saya terapkan dalam aktivitas sehari-hari yang sejalan dengan prinsip pelestarian alam dan kegembiraan para hewan.  Saya  akan tulis dengan Bahasa Campur Campur.  Karena usaha saya memang belum parfait.  Biar cocok.  Hehe. 

Oke, yuk kita daftar!

une Saya tidak pernah lagi memilih daging hewan berkaki empat sebagai pangan pagi/siang/malam/tengah malam.  Pokoknya nggak akan saya pilih.  Memang, ini langkah yang lumayan masih jauh dari keinginan saya untuk going vegan.  Tapi lumayanlah, karena tak hanya saya berhasil hidup tanpa daging hasil penjagalan menyakitkan para herbivora bermuka lucu itu, orang-orang di sekitar saya juga mulai ngerti untuk tidak memaksa saya makan mereka.  Semoga saya bisa lanjut ke tahap berikutnya, berhenti melahap hasil penyembelihan unggas (walaupun khusus bebek sih saya udah berhenti total!) sampai benar-benar tidak makan makhluk hidup dinamis alias satwa.  :) 

deux Tiap belanja, saya sudah benar-benar jarang bawa pulang barang + kreseknya.  Apapun yang bisa diusahakan supaya bebas plastik atau sampah pembungkus lainnya, saya benar-benar perhatikan.  Kalau ngasih-ngasih barang pun, saya suka ogah kasih pakai kresek.  Nanti kebiasaan! Mending nggak dibungkus sama sekali tapi dikasih pita, biar lebih unyu.  Atau alternatif lain, bungkus kain cantik yang terus bisa dijadikan, yah, minimal, lap!

trois Saya sudah nggak cuci muka pakai pembusa! Lho? Penting? Penting! Bahan dasar penghasil busa di produk pencuci muka, pada dasarnya sama: Sodium Laureth/Lauryl Sulphate.  Kalau kalian jeli, benda ini bisa ditemukan pula di sabun cuci piring, deterjen baju, sampo, odol.  Bayangin deh.  Lagipula, zat ini kurang ramah buat tanah dan air.  Lalu, gimana cara saya membersihkan muka? Saya bahas beberapa kali di sini.  Cari sendiri artikelnya di Archive ya! :)

quatre Laci saya penuh sampah.  Maksudnya? Ya itulah maksud saya.  Literally.  Laci saya penuh botol, kemasan, plastik bungkus, kertas...semuanya bekas ini dan itu.  Saya simpan karena sebetulnya masih bisa dipakai ulang.  Suatu saat, kalau butuh, saya nggak perlu beli bungkus atau botol kosong.  Stoknya banyak! :D 

cinq Bicara soal perawatan kulit di poin tiga tadi, saya juga beralih sebisa mungkin ke produk kepedulian-tubuh (alias body care) yang seluruh isinya alami dan nggak mengandung binatang atau berasal dari binatang (kecuali madu atau lilin lebah), kalau memungkinkan.  Kadang bahan sintetis masih baik, asal tahu yang mana dan sebanyak apa, serta fungsinya sesuai.  Saya juga nyari produk yang bisa dipakai untuk berbagai keperluan sekaligus.  Sabun nyatu sama sampo.  Odol nyatu sama pelembap (tapi nggak mungkin sih, atau mungkin?).  Losion badan sama muka bisa satu doang.  Kenapa tidak? Dan kenapa mesti takut? Asal baca komposisi dan memahami, kita bisa lho hidup superduper irit tapi tetap kece dan wangi! :D Perlu ide? Cobalah dua merek yang sejauh ini saya bisa pakai dobel-dobel: Nicole's Natural dan Utama Spice.  Bingung males belanja? Buatlah sendiri! :)

six Saya hemat listrik! Belum terlalu gimana, cuma, setidaknya kalau ninggalin kamar, saya matikan lampu.  Kalau komputer dianggurin, saya matiin.  Jika charger nggak lagi isi daya, ya dicabut dan digulung kabelnya.  Energi listrik bisa kok kita hemat sebisa mungkin. :D 

sept Banyak bikin sendiri.  Kado.  Masker wajah.  Wadah ini itu. Gunakan barang bekas.  Saya sudah mulai kebiasaan.  Kalau ditanya: apakah sopan kamu pakai karton bekas buat bikin kartu ucapan? Atau kertas bekas jadi amplop? Kertas koran buat bungkus kado? Saya bilang sih, ah, selama kita sopan ke Bumi, semua jadi sah dan sopan! *ups, terdengar fanatik

huit Belanja sayur di tukang sayur.  Lebih sedikit bungkusan busa alias styrofoam yang dipakai, plastiknya juga lebih dikit.  TAPI, nah lho, ada tapinya ya! Kalau saya, saya selalu siapin kantong kain khusus buat belanja ke tukang sayur.  Sama aja bohong kalau tuh sayur mayur masuk keresek juga.  Udah mah dipakenya cuma dari gerobak ke dalam rumah yang nggak sampai sepuluh meter jaraknya atau satu menit waktunya, alias kebuang percuma, zat-zat di plastik bisa membuat sayur kita jadi beracun.  Jadi, jangan malu lagi buat nolak kantong plastiknya Mang Sayur ya! 

neuf Saya doyan naik angkot.  Sebetulnya memang pingin belajar nyetir mobil juga, soalnya, by reality, pergi malem-malem sendirian bawa Devika naik angkot juga bukan ide yang bagus.  Tapi, seenggaknya kalau siang, saya usahain bisa ikut kendaraan umum supaya nggak kebanyakan nyumbang polusi.  Semoga nanti pas saya bisa nyetir, bisa bermobil-ramah-lingkungan juga. :D 

dix Saya membagikan pesan.  Kalian yang pernah pesan novel saya, logi-logi Cappuccino Paradise, mungkin dapat bonus stiker, batas buku, dan sebagainya.  Itu asli nggak bikin saya belanja tambahan lho! Semuanya dari benda yang ada di rumah, malah barangkali bekas (no offense  ya!).  Stiker yang saya kasih, bermuatan pesan lingkungan hidup dari buku Acme Climate Action.  Saya nggak tahu dampaknya bakal sebagus apa nanti, semoga berdampak! Hehe.  

Sudah sepuluh nih! Sesuai tradisi.  Selain sepuluh di atas, saya juga membiasakan diri bawa botol minum sendiri.  Yap, saya punya tumbler KEANE soalnya.  Hihi.  Sekalian pamer *lho* 
Lalu apa lagi? Macam-macam, cuma, belum cukup konsisten, jadi saya rasa belum layak didaftar di sini. :))  Kalian juga semangat ya! 

Hal lainnya? Hm.  Saya pingin ngurangin delivery makanan, karena sampahnya buanyak.  Dari keresek luar, kadang dobel karena takut jebol, kemasan tiap makanan, every little acar dan sambel yang dipisah diplastikin satu persatu... Namun apa daya, kadang baik saya maupun Mama sama rempongnya nggak keburu siapin makan.  Sementara itu, para pria di rumah bukan pria dapur semua. :(  
Semoga saya makin jago masak dan punya waktu luang deh. 
Dan semoga suami saya nanti pinter masak. :p 

Ada lagi? Sementara itu dulu.  Yuk, kita hijaukan dunia yuk! Kasihan kan Bumi kalau sesak nafas melulu! :) 
Ngomong-ngomong, kalian sendiri, sejauh apa kalian membantu membuat lingkungan jadi lebih baik dan asyik (kita tahu kan, ini hal yang biasa banget dan wajib, sewajib bernafas)? 

Kamis, 10 Januari 2013

Terima Kasih 2012

Sepuluh hari sesudah tahun 2013 datang, saya terbaring sakit seharian.  Saya pun bolos les piano, juga izin tidak mengajar.  Seharian saya leyeh-leyeh, dan, seperti biasa, merenung.  

Saya baru ingat.  Saya belum berterima kasih secara resmi pada 2012 untuk satu tahun yang sangat istimewa.  Memang awalnya, 2012 terdengar seram gara-gara ada isu akhir dunia.  Tapi tiba-tiba saja 2012 berlalu, dan saya baru sadar betapa dahsyatnya tahun itu.  

Kalau saya boleh mendaftar 10 hal tentang 2012 yang membuat saya sangat gembira, demikianlah isinya: 

satu  
Saya mulai jadi guru piano Yamaha.  :)  Bertemu dengan anak-anak manis yang harus saya didik, membuat hati senang.  Kadang ada capeknya, tapi wajah polos anak-anak kecil, juga ketulusan anak-anak besar, membuat saya tetap riang.  

dua
Handphone  saya hilang di angkot.  Nokia sekian (sudah lupa nomor serinya) yang sangat saya suka, bekas kakak saya.  Karetnya warna pink.  Saya suka banget! Tapi tak disangka-sangka, beberapa bulan kemudian, seorang teman Ayah menghibahkan Blackberry Curve 9220-nya kepada saya.  Hilang satu, tumbuh seribu! :)

tiga
Main viola solo di dalam konser.  Satunya waktu konser SLCO, sedangkan kesempatan berikutnya ketika mengikuti String Camp.  Banyak pelajaran yang saya dapatkan dari bertemu Simon Tandree dan belajar darinya.  

empat
Keane datang ke Indonesia! Ini paling spektakuler, menurut saya.  Euforianya masih ada saja sampai sekarang.  Selain keberadaan mereka, Strangeland Tour ini juga membuat saya mendapat teman-teman baru.  :')  Liputannya di sini.

lima
Buku saya yang ketiga, Cappuccino Paradise: Laugh Out Loud Frappé, akhirnya berhasil diselesaikan sendiri dan dicetak! Lega rasanya melihat cerita ini sampai ke tangan teman-teman tersayang dan pembaca nun setia.  Walau tidak semudah proses CP1 dan CP2, jumlahnya terbatas, dan lebih mahal, saya sangat bersyukur. :D 

enam
Banyak berlibur.  Bulan Mei, saya ke Singapura sekeluarga.  Di bulan Agustus, saya ke Malang dan bernostalgia. Akhir tahun, saya ke Jogjakarta dan bersenang-senang! :) 

tujuh
Bertemu dengan dirinya sekali lagi, dan mendapat kesempatan untuk mengobrol berdua saja.  No mention, ah. :) Semoga 2013 mau melanjutkan kesenangan ini. 

delapan
Mendapat kejutan ulang tahun untuk pertama kalinya, memelihara kelinci selama tiga setengah hari.  Walau Rama dan Wimaya berumur pendek, mereka memberikan kesan yang besar bagi saya.  :') 

sembilan
Sudah lebih bisa berlidah manis.  Dulu saya memang kaku dan kalau ngomong nggak manis.  Tapi saya rasa natur saya sebenarnya lebih manis dari itu.  Akhirnya saya belajar lebih jujur terhadap Semesta, dan secara alamiah saya bisa bersikap manis kepada semua orang! :) Bingung? Nanti saya buat tulisan tentang ini deh. 

sepuluh
Membuat aransemen lagu perdana.  Semoga nanti masih terus berkarya dan membahagiakan umat manusia! :) 

Apa saja yang kalian syukuri di tahun 2012? :)
   

Rabu, 13 Juli 2011

10 (sepuluh)

Saya dapet PR dari Mak Inez! Intinya, saya mesti mendaftar 10 poin tentang saya.  Maka demi memenuhi amanat sang isteri, disusunlah undang-undang dasar seribu sembilan ratus empat puluh lima tambah enam puluh enam ini.  Selamat membaca! 



"Sepuluh Cerita Tentang Saya"

1. Dulu saya takut anjing. Takutnya mendarahdaging banget dan tak dapat ditoleransi! Kalau waktu kecil sih, gampang.  Ada anjing: minta gendong Papa! Tapi seiring pertumbuhan saya, entah kenapa pelan-pelan rasa takut itu memudar.  Kayaknya sih karena dibantu oleh cinta.  Ya! Karena saya cinta banget sama anjing (sebenernya)--lebih tepatnya, saya suka binatang.  Alhasil, saya pun berhasil berubah jadi pecinta anjing (prosesnya sih bertahun-tahun...mulai dari berani mendekati anjing dalam jarak 1 meter sampai mengelus sampai memeluk dan sampai nggak peduli anjingnya seliweran ngejilatin kaki saya).  Dan saya bangga serta berterima kasih untuk semua pihak yang menolong saya secara tak disadari yaitu: ayah-ibu (yang ngajarin kalau kita lari anjingnya malah bakal ngejar), Engkong (yang di rumahnya selalu pelihara guguk), dan isteri-isteri yang setia (hahaha, Esther dan Inez yang menemani saya ngedeketin anjing hingga kita bertiga mandiin si Kupré)! 

2.  Pas kecil saya nggak suka soda lho. Rasanya gegerenyetan di lidah! Nggak enak.  Tapi entah sejak kapan saya mulai suka, berkat nyicipin Fanta ijo bareng Ayu, sepupu saya.  Belakangan saya mulai absen soda lagi karena efeknya nggak bagus buat tubuh.  :)

3. Saya jomblo selama 19 tahun. Benar dan sah.  Alasannya sebetulnya tidak jelas.  Apa saya rewel? Atau sayanya yang memang terlalu ajaib? Saya kadang kagum sama cewek-cewek yang kayaknya gampang punya pacar.  Kok nggak repot, gitu.  Malah bisa gonta-ganti.  Saya aja satu pun nggak datang-datang masanya.  Hihihi! Tapi, sudahlah.  Kejombloan pun dapat dinikmati kok.  :) 

4. Rumah impian saya adalah yang kebunnya besaaaar dan rumahnya sejuk.  Bangunannya sih nggak usah aneh-aneh kayak zaman barok.  Cukup bergaya arsitektur campuran minimalis dan klasik, tetapi banyak jendela kacanya dan ada satu grand piano berdiri tegap di tengah-tengah ruang keluarga, yang ada pintu ke kebun bagian belakang dan jendela menghadap kebun samping kanan-kiri.  Bayangkan bermain piano sambil mencium aroma rumput, bunga, sayur-sayuran organik yang ditanam sendiri, dan barangkali...bau tanah sehabis hujan.  Sempurna!

5. Saya nggak pernah ke dokter atau minum obat kalau sakitSaya lebih percaya sama pengobatan alami, murah, dan gampang.  Masuk angin: minum Tolak Angin.  Demam: makan Indomie kuah pakai telur hangat-hangat.  Sakit kepala dan mual: main piano.   Flu: cari buku humor dan tertawa.  Segala penyakit: tidur nyenyak selama tiga jam.  Entah bagaimana semuanya selalu manjur.  Alhasil saya kalau absen sekolah dulu nggak pernah lama-lama.  Paling banter sehari, udah gitu besoknya pasti masuk.  Soalnya saya sudah tahu cara pengobatan pribadinya! Yah, setiap tubuh dan jiwa kan butuh perawatan yang berbeda. 

6. Saya tidak pernah menuliskan tujuan hidup saya. Ajaran yang saya anut adalah: biarkan hidup mengalir.  Mana saya sangka, saya sekarang main viola?  Dulu, saya nggak pernah terpikir saya bakal nulis novel, diterbitin pula!  Saya cuma perlu satu garis besar saja untuk hidup saya: seni.  Itu sudah menuntun saya ke mana-mana, bahkan mendewasakan saya!

7. Bagi saya, kepanitiaan adalah dramaSaya nggak betah ikut rapat, saya nggak suka muka-muka serius yang kelelahan sebagai panitia, saya bingung kalau ketika ada sesuatu yang tidak beres para panitia langsung kalap dan marah-marah, sejujurnya saya GELI sama semua ciri-ciri kepanitiaan. Kayak drama semua. Saya lebih suka tetap nongkrong dan tertawa gila-gilaan, tapi sambil bekerja.  Makanya saya kalau kerja diam seribu bahasa atau sambil nyanyi atau sambil guyonan (dan saya selalu berusaha menularkannya ke mana-mana).  Maafkan saya, semua yang pernah jadi panitia sama-sama.  :) 

8. Saya sangat suka melucu. Jadi kalau lagi bareng saya dan Anda punya selera humor dan guyonan yang bener-bener bikin saya ketawa, jangan capek-capek ya, pasti saya terusin! Saya nggak pernah capek berbalas kekonyolan.  Bagi saya lebih baik ngobrol lima jam isinya begituan (humor) daripada sejam ngocehin masalah dan masalah... Tapi saya akan mendengar keluh kesah lawan bicara dengan khidmat kok.  Saya tahu konteks. Ngomong-ngomong ini urusan lawak, kayaknya memang turun temurun dari Engkong (yang walau judes tapi kalau mengungkapkan sesuatu bisa bodorrrr banget) dan seluruh keluarga kalau ngumpul yang isinya guyonan doang.  Udah gaya hidup!

9. Saya anak rumahan.  Kalau seminggu atau lebih atau bahkan tiga hari saya nggak ada di rumah, atau harus pergi pagi-malam, saya home sick.  Pingin ada di rumah, ketawa-ketawa sama Papa Mama atau Abang kalau dia lagi pulang, tidur siang, nonton, santai-santai, latihan piano, belajar viola sampai suaranya memuaskan, ngelanjutin novel...ah, pokoknya banyak alasan rindu rumah! 

10. Saya suka senyum sendiri.  Beneran kok.  Di jalan, di angkot...saya suka tiba-tiba merasa bahagia karena teringat atau melihat sesuatu, kemudian tanpa sensor saya memasang wajah gembira di muka.  Siapa tahu ada yang katepa terus ikut bahagia.  Amin.  :) 

demikian undang-undang ini ditulis dengan segenap hati dan cinta kasih :) Selamat malam!