Rabu, 03 Februari 2016

Hm, Susah Definisinya

Saya kira cinta itu cuma semacam, "Eh, ganteng!"

Lalu saya bisa memiliki yang ganteng itu kalau saya berusaha dan memberinya perhatian berlebih.  Atau...membuatnya tertawa.

Lantas saya tumbuh dewasa.  Yaah, agak dewasa, lah.  Sampai sekarang juga masih suka dikira anak SMA.

Saya kira, cinta itu kompromi.  Jika ada yang naksir, beri tanggapan.  Kalau menaksir, beri tanda-tanda dan dekati terus. Tapi toh saya terlalu malu juga untuk melakukan hal seperti itu.

Jadi saya simpulkan, cinta itu untuk orang dewasa saja. 

Ternyata saya tetap berpikir keras lagi.  Cinta itu apa? Dimulai dengan apa? Tatapan yang menggetarkan? Apa cukup? Saling senyum? Apa bisa menjadi indikasi? Jalan bareng? Belum tentu berakhir jatuh cinta.  Apa cinta harus selalu tentang berusaha dekat? Bagaimana kalau kita berdiskusi, cocok, dan di situ lahir sebuah cinta? Serius deh, cinta itu apaan, sih? Kenapa buat saya sulit dan buat orang lain mulus meluncur?

Alhasil, saya rasa, pikiran saya terlalu rumit.  Padahal cinta itu hanya perasaan.  Bahkan, cuma istilah untuk sebuah perasaan. 

Dan ketika saya menatap mata seekor kucing, itu pun cinta.  Hanya saja bentuknya berbeda dari 'cinta' yang saya rasakan ketika mata bertemu dengan gebetan.

Yah, apapun.  Selamat menunggu Hari Kasih Sayang tiba! :) 

cuplikan kecil dari The Elephant's Journey karya José Saramago




Tidak ada komentar: