sepintas kecerewetan

Sabtu, 18 April 2015

10 Obsesi Saya Belakangan Ini

1 // Mulai menabung untuk komputer lipat baru. Demi kebaikan dan kelancaran bersama.  Terutama main The Sims 4.

2 // Lebih mementingkan kenyataan daripada layar.

3 // Latihan piano secara efektif berkelanjutan dan jadi murid yang membanggakan.

4 // Adopsi Macy (ini imposibru tapi saya sangat...sangat ingin).  Baca kisah Macy di Let's Adopt! Indonesia di Facebook.

5 //  Berkarya seni dengan dedikasi!

6 // Serius memikirkan rencana mapan lalu beli kebun binatang Bandung untuk dijadikan suaka margasatwa yang bagus! (amin)

7 // Belajar mengemudi untuk mempermudah mobilitas.

8 // Bawa makanan kucing ke mana-mana supaya kalau ada kucing laper bisa dikasih mamam.

9 // Perluas Guyu.

10 // Bahagia dan optimis selalu :)

Sabtu, 14 Februari 2015

Hari Kasih Sayang untuk Melepas

Selamat 14 Februari! Senangnya, baru kali ini disamper 'seseorang' di hari Valentine.  Walau, ehm, konteksnya serba salah dan keadaannya cukup ganjil.  

Tapi tak apa, jadi lebih mudah melepasnya. :D 

(edisi melankolis)

Ngomong-ngomong, kata 'melepas' mirip 'meluncur', kan? Nah, saya baru meluncurkan produk-produk Guyu yang baru lho! Silakan dilihat di album Facebook dan akan segera diunggah ke @guyuhuraya :D 

Daripada bersusah hati, yuk kita bergembira bersama kawan-kawan Guyu! 



Rabu, 04 Februari 2015

In English

Here I describe what I really, really feel sometimes.  During the week.  The releasing-week.  

What am I trying to release? You. 

What is it? You've found a girl who suits you better. 

Better? I don't know.  We could always have a good chit-chat, couldn't we? 

I'm the one who has had a lotta dream about you.  A LOT OF.  From a nightmare to a pleasant dream, I've gone through them. 

Logically, yes, we didn't even collaborated in a meeting or whatever for a year.  More than a year, I guess.  But I was trying to reach you, and you still okay with that.  

I'm the one who guessed a lot, whom do you like, what do you think about me, are you an alien, or something.  My mind was full of you. 

Looking at this phenomenon irrationally, it's unfair for a dreamy girl like me.  I suit you.  I can guarantee that I'll be your best partner ever! 

But, alright, if we can't be together, maybe there are reasons behind it. 

You may dislike my weird habit of collecting animals pictures on Pinterest, or drawing them like crazy, or maybe you're afraid someday if you marry me, the house will be visited by so many giraffes and rhinoceros? 

Perhaps you think I'm a nerd who can't even say anything romantic with real words, that you don't think I even love boys more than I love four-legged-furry fellas. 

You probably said that my skill in choosing the right chord for a song is horrible, and you can't make any music with me. 

Or I wasn't your type and you never liked me as a lady, maybe.  The only point that makes me super sad yet overly okay. 

Ah, the other possibility: your sun-sign.  They say, based on the zodiac, you are very easy to be caught. By words, compliments, and touches.  Oh, now I know I was wrong.  I was too timid about you. 

ANYWAY. Bye. If you didn't choose a happy-lovely girl like me, then it's not my responsibility and someone else will do.  He'll be the luckiest person ever.  

But your partner, she's the luckiest person, too. To ever got you heartedly.

We both are awesome.  Maybe two awesome people shouldn't get together and I need somebody who's more easy-going than you.  Easy breezy.  But happy.  And I wish he loves animals. 








Minggu, 01 Februari 2015

Dari Oknum Apel beralih ke Michael J.Fox

Baru mengalami yang namanya hati rompal.
Belum patah, cuma agak mruluk dikit.
Rasanya memang nggak enak. Pedih sedikit, tetapi dikasih jus jeruk-leci agak baikan kok.

Di sisi lain, seakan dibebaskan dari beban bertanya-tanya.
Dari penasaran yang tiada habis.
Karena sudah jelas saya bukan pilihan dia.

Ya sudah, apa mau dikata. :)

Daripada sumpek, mending saya gambar Michael J.Fox saja.
Ingin lihat wajah ganteng lainnya? Ada di Instagram saya: ningrumningrum, ya!



Rabu, 21 Januari 2015

Lookin' Back, Yo

Setelah 4 tahun lulus SMA. Mendadak saya ingin ngacir ke luar negeri.  Ngapain kek.  Ikut program sertifikat di New Zealand misalnya. Memang harus menabung, sih. 
Tapi tak apa.  Kalau dulu dan sekarang saya tetap keren, impian saya tetap bisa terus menerus tercapai.  


saya di 2010


Oh ya. Kenapa New Zealand? Saya punya ketertarikan khusus pada majalah Frankie--yang 80% isinya berkisar di Australia dan New Zealand.  Iya, aura di sana memang berbeda! Nyeni dan vintej.  :D 

saya di 2014


Saya juga perlu merasakan angin berbeda sesekali.  Lalala~


Rabu, 14 Januari 2015

Secuplik Senang

Reportase visual dari paruh Januari yang seru. 




Dari atas, itu ngintip kelas pas SD di Yahya.  Kangen sekali.  Sekarang jadi lucu banget kelasnya. :) 

Tengah: bekal pada suatu siang--serba kuning dan tanpa daging kambing / sejenisnya. Jangan lupa, kotak bekalnya dari logam antikarat! Senang. 

Bawah, adalah sedotan bambu.  Iya, sedotan dari bambu.  Beli di Toko Organic Bandung.  Bisa dipakai ulang berpuluh-puluh kali, dan kalau nanti dibuang bisa menyatu dengan tanah.  Produksinya tak merusak Bumi berhubung bambu kan mudah sekali menyubur dan bahannya sudah kuat dari sananya.  Aih, aih. 

Dan, ya, saya ingin sekali pergi ke New Zealand sekarang.  Entah mengapa.  Nampaknya cerah dan bahagia di sana. 

Selasa, 06 Januari 2015

Baru Juga Awal Pekan Januari, Semua Sudah Terjadi!

Apa yang terjadi? Oh, cuma beberapa benda kecil yang bermunculan di sekitar saya! Dan senangnya, ini barang-barang alternatif plastik.  Ramah lingkungan, terjangkau, dan lebih bahagia lagi, ada yang jual di Indonesia.  Paling penting kan itu. :p 

Yuk kita tengok, apa sih yang saya maksud: 

Apa tuh? Kotak bekal? Yap.  Tapi bukan dari plastik yang seperti biasanya.  Bahannya besi antikarat. Alias stainless steel. Stainless.  Bebas noda.  Bebas karat.  Oke, bahan gunting, sendok, garpu... 
Tadinya saya pikir bakal harus mencari yang jual ECOlunchbox ini mati-matian.  Ada sih, yang jual, di lapak barang-barang bayi.  Tetapi...udah nggak suplai lagi! Krak. Alhasil saya nyerah sementara.  Eh, tiba-tiba, di hari pertama Januari 2015, saya menemukan kotak seperti ini di Borma! TOSERBA BORMA KITA TERCINTA! Bukan merek ECOlunchbox, bahkan stikernya pake tulisan Mandarin yang nggak saya pahami.  Tapi intinya, modelnya, bentuknya, bahannya, sama persis! Senang sekali! <3 font="" nbsp="">


Nah, intinya, lebih baik si besi tipis ini daripada plastik! Kenapa? Pertama, lebih kece.  Kedua, gak sebandel plastik kalau udah sampe tanah. Ya, memang pasti makin oke kalau bahan kotak bekal kita bambu, tapi belum ada yang buat. Dan belum tentu nampung cairan dengan sempurna.  Yah, caranya akan kita pikirkan, oke? 

Bicara soal bambu, benda berikutnya yang mau saya bahas adalah...JENG JENG. 



Sikat gigi, Ning? Benar.  Sikat gigi dari bambu! Tanpa sadar, kita udah nyampah berapa kilo plastik ya seumur hidup? Dari sikat gigi doang! Sedih nggak sih, ngebayangin ada penyu keselek sikat gigi kita, misalnya? Nah, kebanyakan sikat gigi bambu ini bisa terurai di tanah dengan senangnya, bahkan bulunya walau sintetis, dia disesuaikan dengan susunan molekul tanah sehingga...sungguhan biodegradable. 

Nyari barang-barang 'antik' gini di Indonesia susah? Nggak lagi! Momentum pasar mengarah ke peranti-peranti yang lebih ramah lingkungan nih. Semoga karena kesadaran, bukan akibat tren doang.  

Kemarin, dengan kagetnya saya nemu tagar #sikatgigibambu di Instagram.  Rupanya ada penjualnya di situ.  Alamatnya @flumboecolifestyle.  Biar sekalian, saya kasih tautan ke toko Facebook mereka.  KLIK DI SINI!  Markasnya di Jakarta, dan adminnya sangat baik hati.  Sikat gigi bambunya bakal stok dua minggu lagi.  Mereka sedia 3 merek: Enviromental Toothbrush, Go Bamboo, dan Brush with Bamboo. 


Selain sikat gigi, siapa lagi sih buronan sumber-sedak-burung-camar kita? Ah.  Sedotan.  Sedotan plastik, kurus, mungil, lucu, bening, tapi sayang limbah dan jumlahnya kolosal.  Sebagai alternatif, ada beberapa spesies sedotan yang sudah diproduksi di dunia.  Sedotan dari kertas (yang biasanya bermotif manis-manis), dari besi antikarat (biasanya udah bentuk bengkok. Lucu banget lho dan enteng plus enak dipakai!), kaca (oke banget, sayangnya ribet dan takut pecah di jalan), dan terakhir...bambu.  



BAMBU.  Dan saya bisa beli di Toko Organic Bandung.  Senangnya! Kalau butuh jumlah banyak, yah, saya bakal beli yang kertas.  Ada di toko dekat situ juga, Widely Project. Saya seperti dikelilingi peluang-peluang hebat!

Jadi, 2015 Pekan Awal, terima kasih untuk kebahagiaannya! Aneh memang, tapi patut disyukuri, berhubung saya tak kuasa memproduksi semua alternatif plastik sendiri, kecuali...tas belanja atau bungkus makanan kain? Hihihi.