sepintas kecerewetan

Senin, 21 Maret 2016

Untuk Ningrum 10 Tahun di Depan




10 Tahun ke Depan selalu jadi tajuk bagi orang-orang ketika menentukan masa depan.  Hm, saya sekali-kali mau coba bikin ah, daftar yang ingin saya tulis buat diri saya 10 tahun lagi. Tapi, ini versi hidup sehari-hari, bukan melulu soal karier, atau kehidupan yang serba epik itu. Hihi. Bentuknya ada pernyataan, ada pertanyaan. Mari kita mulai!

1. Ningrum, ingat, kamu sudah janji tidak akan menggantung banyak lukisan di rumah karena seringkali banyak cicak sembunyi di sana.

2. Dan kamu akan menanam pohon mangga di kebun.  Tiap musim panas panen berlimpah! Jangan lupa bagi tetangga, saudara, sahabat, dan orang tuamu kalau jumlah buahnya banyak.

3. Suamimu nanti adalah sahabatmu. Pastikan kalian sering main dan tidur siang bersama ketika senggang, juga mencoba banyak hal baru setiap hari.

4. Kamu belum memutuskan mau adopsi anjing atau kucing, karena, kucing pupnya bau banget, dan anjing badannya bau.  Jadi tidak perlu memaksakan diri. Kamu bisa mencintai tanpa memiliki.  :)

5. Kamu tidak akan menyeterika setiap potong bajumu! Pakaian dalam tidak perlu disetrika, demikian juga dengan kaus-kaus oblong dan bahan rajut, karena usianya nanti memendek jika sering disetrika.

6. Kamu ingin hidup vegan bersama partnermu. Ya, lanjutkan.  Mulai sekarang, kamu juga sudah biasa tidak makan ikan kalau tidak disajikan, dan tubuhmu sudah punya sistem peringatan sendiri ketika makanan tidak oke masuk ke tubuh. Tapi ingat: kevegananmu itu hasil compassion, bukan hasrat beli makanan hits yang mahal-mahal dan impor pula.

7. Setiap pagi, lakukan yoga ringan. Pokok segar bugar.  Kalau tinggal di komplek yang nyaman, bisa lari pagi.

8. Apakah rumahmu sekarang di Kota Baru Parahyangan?

9. Sudah gali bioporimu dan hidup mendekati 'nol sampah' macem Bea Johnson, Ning?

10. Tidak ada angka sial dan warna pembawa sial.  Semuanya bagus! Semua membawa keberuntungan! :)

11. Rawat grand piano-mu dengan baik ya, juga Narya Subasita dan Lai Maheswari.  Kamu masih main di orkestra mana saja? Apa kamu sudah menjadi pianis yang lebih bijaksana?

12. Kamu tak perlu takut menjadi ekspresif.

13.  Animasi Paleo, Riang, dan Giri serta kawan-kawan sudah dibuat, belum?

14. Berapa negara yang sudah kamu kunjungi sejauh ini? Mana yang membuatmu paling gembira? Atau semuanya setara? Saya akan menabung dari sekarang dan membuat rencana keliling dunianya, untuk kepuasan batinmu.

15. Kapan Sasriya diangkat ke layar lebar? Segera, kan? ;)

16. Dua Pekan pasti sudah best seller berkali-kali.  Aku doakan dari sekarang ya.

17. Garage sale diadakan ketika kamu salah beli baju.  Jadi, kuharap kamu tidak lagi melakukan hal konyol seperti belanja impulsif yang di luar target dan berakhir tidak dipakai.  Belilah dengan penuh perasaan.  Jadi lemari bajumu indah tertata rapi dan tidak sesak.

18.  Feeling saya bilang, suami kamu nanti nggak matre orangnya. Jadi, selamat!

19.  Kamu jadi mau bangun perpustakaan anak-anak?

20. Bahkan sekarang saya kaget karena ternyata saya lulus SMP 10 tahun silam.  Nanti pasti kamu kaget lagi, karena baru sadar, 10 tahun lalu, menulis ini.  Mungkin daftar ini jadi sangat penting. 

21. Kamu boleh melakukan apa pun yang kamu suka!

22. Tolong dicek, taman kota di Bandung masih pada awet, nggak? Program MRT Bandung berhasil? Apakah Indonesia bebas sampah?

23. Berhasilkan kamu mengubah pola pikir manusia bersama teman kesayanganmu yang kocak itu?

24. Punya anak sendiri, atau adopsi? :D

25. Tidak perlu banyak-banyak jajan makanan / minuman kemasan ya.  Kamu toh kembung setelah minum coklat susu Cadbury hari ini.

26. Aku yakin, kamu sudah menguasai nafsumu akan keju dan berhasil melepas keju!

27. Dan aku yakin, kamu punya sedikit kosmetik, karena kamu sangat pemilih dan akan lebih cerdas memilih. Kamu pasti sudah paham hakikat hidup sederhana demi kebaikan seluruh semesta, termasuk ketenangan batinmu.

28. Boneka kayu di atas itu kerjaan isengmu bersama sahabat yang unik itu.  Dia apa kabar?

29. Oya, tidak perlu simpan Wipol atau apa gitu ya.  Kamu punya cuka dan soda kue untuk melakukan bersih-bersih.  Rumahmu bakal agak minimalis (tapi warna-warni), kamu tidak perlu repot membersihkan macam-macam sampai gempor, kok.

30. Semoga kamar mandimu nyaman, terang, aman, bersih.

31. Walau sudah umur tiga puluh limaan nanti, kamu akan tetap banyak main dengan teman, kok.  Ya meski kemungkinan banyak topik ala ibu-ibu. Secara alami kamu akan menyesuaikan diri. 

32. Tetap bawa oleh-oleh untuk Kak Angie dan Kak Alia kalau pergi-pergi jauh. Mereka kan gurumu yang paling asyik.

33. Keponakan-keponakan sudah sebesar apa, Ning?

34. Tetap rajin makan bubur kacang hijau, ketan hitam, dan lotek, ya!


Sabtu, 13 Februari 2016

Meminjam Nyanyian Baloo

Look for the bare necessities
The simple bare necessities
Forget about your worries and your strife
I mean the bare necessities
Old mother nature's recipes
That bring the bare necessities of life

Wherever I wander
Wherever I roam
I couldn't be fonder of my big home
The bees are buzzin' in the tree
To make some honey just for me
When you look under the rocks and plants
And take a glance at the fancy ants
Then maybe try a few

The bare necessities of life
Will come to you
They'll come to you!

Look for the bare necessities
The simple bare necessities
Forget about your worries and your strife
I mean the bare necessities
That's why a bear can rest at ease
With just the bare necessities of life

Now when you pick a pawpaw
Or a prickly pear
And you prick a raw paw
Next time beware
Don't pick the prickly pear by the paw
When you pick a pear
Try to use the claw
But you don't need to use the claw
When you pick a pear of the big pawpaw
Have I given you a clue

The bare necessities of life will come to you
They'll come to you!


Familiar sama lagu di atas? Kalau kalian nonton The Jungle Book dan ngecengin Mowgli serta teman beruangnya si Baloo, pasti kenal! Melodinya kece, simpel, dan isi lagunya dipikir-pikir...menenangkan jiwa, ya. Senikmat makan salad di Pizza Hut. Yoi, salad doang.


Rabu, 03 Februari 2016

Hm, Susah Definisinya

Saya kira cinta itu cuma semacam, "Eh, ganteng!"

Lalu saya bisa memiliki yang ganteng itu kalau saya berusaha dan memberinya perhatian berlebih.  Atau...membuatnya tertawa.

Lantas saya tumbuh dewasa.  Yaah, agak dewasa, lah.  Sampai sekarang juga masih suka dikira anak SMA.

Saya kira, cinta itu kompromi.  Jika ada yang naksir, beri tanggapan.  Kalau menaksir, beri tanda-tanda dan dekati terus. Tapi toh saya terlalu malu juga untuk melakukan hal seperti itu.

Jadi saya simpulkan, cinta itu untuk orang dewasa saja. 

Ternyata saya tetap berpikir keras lagi.  Cinta itu apa? Dimulai dengan apa? Tatapan yang menggetarkan? Apa cukup? Saling senyum? Apa bisa menjadi indikasi? Jalan bareng? Belum tentu berakhir jatuh cinta.  Apa cinta harus selalu tentang berusaha dekat? Bagaimana kalau kita berdiskusi, cocok, dan di situ lahir sebuah cinta? Serius deh, cinta itu apaan, sih? Kenapa buat saya sulit dan buat orang lain mulus meluncur?

Alhasil, saya rasa, pikiran saya terlalu rumit.  Padahal cinta itu hanya perasaan.  Bahkan, cuma istilah untuk sebuah perasaan. 

Dan ketika saya menatap mata seekor kucing, itu pun cinta.  Hanya saja bentuknya berbeda dari 'cinta' yang saya rasakan ketika mata bertemu dengan gebetan.

Yah, apapun.  Selamat menunggu Hari Kasih Sayang tiba! :) 

cuplikan kecil dari The Elephant's Journey karya José Saramago




Rabu, 13 Januari 2016

Kompilasi Kucing Mengeong: Kimkim






Ini Kimkim.  Pertama kali kami ketemu, saya sedang menuju bapak jahit menagih pesanan baju, sedangkan dia lagi jemur di dekat pos satpam.  Mungkin takdir, ya.  Tak berapa lama, tahu-tahu dia dipelihara rumah sebelah dan jadi kucing penjaga blok saya! Dia suka membawa teman dan mengeong malam juga subuh.  Kadang saya kasih makanan kecil, semoga nggak kelaparan lagi. :)


Senin, 11 Januari 2016

Sejak 2010

Sepanjang hari ini saya beres-beres buku tulis lama.  Yang sudah terisi, tentunya, tapi yang tak terlalu mengandung nilai sejarah penting.  Misal: buku harian.

Oh ya, saya berhenti nulis buku harian per hari, karena tumpukan buku di masa depan nanti akan terlalu banyak. Demikian.

Ngomong-ngomong, iya, saya kalau beres-beres serius banget.  Sampai dibaca lagi satu persatu tuh buku.  Saya menemukan buku tempat menulis cerita-cerita alay masa SD, catatan sekolah cadangan, hingga dokumentasi keuangan sejak saya...hm, matre?

Tapi satu hal yang saya temukan, saya benar-benar orang yang belajar lewat proses.  Nggak mempan dikasih teori, mau berapa ton kertas pun dibuang untuk ngasih saya panduan, bakal membal.  Apalagi tentang kehidupan.

Bahkan soal ngelola uang dan ngurusin kulit aja, saya harus belajar banyak sembari salah-salah kepeleset sedikit!

Di tahun 2008-2009, saya rutin beli majalah CosmoGirl.  Saya mencatatnya sebagai kewajiban. Tahu-tahu, di 2010, saya memutuskan bahwa majalah adalah benda yang tak perlu.

Tahun 2010-2011, saya hobi banget belanja kosmetik dari merek tertentu.  Di 2013, saya mencoret merek itu dari daftar koleksi.

Masih banyak hal-hal bodor lainnya.  Misal target menabung sampai bisa beli rumah di tahun 2015.  Nggak meleset, sih, tahun 2015 saya bisa beli piano dari hasil menyimpan sendiri, nggak repotin orang tua.  Sebuah pencapaian juga, kan? :)

Oh ya, tahun 2010, saya punya target untuk : beli baju 1, keluar dari lemari 5 potong. Ya itu agak ekstrim memang.  Dipikir-pikir, sekarang saya tetap agak seperti itu: membatasi volume lemari--supaya nggak maruk.  Dan yang lebih baik, saya bahkan bikin program garage sale sendiri dan pernah mengalami sold out.  Masih ada benda-benda lain di sini, jika penasaran. ;)

Kemudian, saya mendapatkan banyak yang saya inginkan.  Kebiasaan tidak beli majalah / komik, menghemat biaya perawatan kulit karena sudah lebih banyak wawasan, dan sebagainya.

Ah, walau kayak orang meracau, pokoknya saya sedang bahagia!