sepintas kecerewetan

Selasa, 16 Juli 2013

Senang, Senang, Senang!

Ketika kau kembali dan lagi-lagi aku merasa ada pergerakan di tata surya kala kita bersua. 

Mungkin di tengah-tengah hal lucu yang kita tertawakan, bunga bersemi diam-diam.  

Suatu hari ia akan mekar. 

Dan dunia akan segera mendapat warna baru. 

(iya, saya lagi meracau!)


Semut berkerumun tanpa makanan, apalagi namanya kalau bukan konferensi? 
Atau rapat OSIS/ himpunan? 
Atau mereka ibu-ibu rumpi?


Hiasan lucu yang... imut! Saya pajang di kamar biar gembira ria.  


Bagaimana Bulan Ramadhan kalian, teman-teman yang merayakan? :) 


Gajah, Saya Cinta Kamu, dan Seisi Dunia Seharusnya Juga Cintai Kamu


Sudah dengar tentang pembantaian gajah bernama Papa Genk di Sumatra? Carilah hashtag #RIPPapaGenk atau #RipPapaGenk di Twitter.  Dan bersiaplah untuk tergerak.  Mungkin diawali dengan tangis atau amarah, atau jijik jika melihat fotonya.  

Tapi sekarang benar-benar sudah saatnya tindakan dimulai.  Manusia-manusia tertentu sudah sangat keterlaluan.  Apa salah mereka? Untuk apa gading gajah diburu? Untuk apa uang banyak tetapi nyawa dihabisi?

Mari mulai cintai mereka, dan lupakan kekerasan.  Hapus kekerasan sejak dini, terutama di usia anak-anak.  Jangan biasakan anak-anak hidup melihat yang sadis.  

Kenapa film keras tidak disensor, sementara sebuah kecupan selalu disensor di televisi sini? Jelas itu membuat anak-anak berpikir bahwa kekerasan itu wajar, kecupan itu haram.  

Dan mereka terbiasa marah, berontak, bukan memeluk atau merangkul. 

Memang sih nggak nyambung dari nasib gajah saya jadi bicara sosial.  Tapi saya rasa ini ada koneksinya lho.  Dan, tidak, bukan cuma tentang gajah.  Bagaimana tentang orangutan dan hewan lain, sampai semut dan kecoa yang sering dipencet tanpa dia berbuat salah? 

Manusia, kenapa kita dibutakan oleh uang? Itu hanya kertas dan logam! Kita butuh uang, tetapi jika uang membuat kita kehilangan rasa, kitalah yang sudah terlalu terikat padanya.

Mari berdoa untuk arwah Papa Genk, keluarga yang ditinggalkan, baik keluarga gajahnya dan keluarga manusia yang dia sayang dan mengasihinya.  

God bless your soul, Papa Genk.  :'( 


Senin, 08 Juli 2013

Laraskan Pikiran dan Imajinasi, Ini Hasilnya

Ketika kau merencanakan sebuah cipratan emosi di karya fiksimu, 

dan merangkainya, 

lalu tanpa sadar kau membuatnya terlalu sepenuh hati,

hingga apa yang kau tulis menjadi searah dengan kenyataan.

Apalah makna kebetulan ajaib ini? 


Citra Ceria

Saya mendapat liburan yang cukup singkat, tapi saya senang karena bisa berkumpul bersama keluarga, jalan-jalan singkat, dan berkarya! :D 

Demikian liputan visualnya sedikit. 

 bersama para sepupu Keluarga Khoe, cucu Engkong Oho yang tidak terlalu mirip satu sama lain (look at those boys!)


Menemukan latar belakang bagus dan iseng minta difoto, mumpung dandan kece karena cuaca cerah dan baru punya kaos baru hasil berburu bersama Inez di BTC <3 i="" nbsp="">
Tas amplop coklat yang saya jinjing itu diperoleh di The Little Things She Needs, dan lagi obral, tinggal dua biji, dan bahannya kulit sintetis! Keren deh. 

 
Boneka-boneka (absurd) di sebuah factory outlet Bandung.  Pernah ditertawakan bersama Kak Sundea dan Kak Fauzie sepulang sebuah konser di IFI.  Tidak cuma domba yang wajahnya melankolis seperti itu.  Masih ada jerapah, pinguin, anjing laut, ikan paus jua...





Selasa, 02 Juli 2013

Keponya Windi ;)

Halo! Kemarin ini kan saya dapet award nih dari Kak Naomi.  Terus sekarang, salah satu kawan yang saya lemparkan piala bergilir itu, Windi, mempersilakan saya menjawab pertanyaan bergilir dia! Dan sejujurnya pertanyaan dia menarik, saya dengan sukarela saya uraikan di sini. :D 

1. Menurutmu, sehat itu apa?

Sehat itu, selalu bersyukur, selalu bermaksud baik, mengikuti kata hati, dan bersosialisasi dengan tulus. :)

2.   Apa arti Bumi buatmu? Seberapa sehatkah agar Bumi cukup layak untuk kamu huni?



Bumi adalah Ibu dari bunda semua makhluk hidup.  Dia melahirkan, menghidupi, menopang, mendaur ulang dengan sendirinya, sehingga segala sesuatunya tetap berjalan.  
Bumi sudah layak huni dari sananya, sayang, banyak hal dan material baru dan kurangnya komunikasi kita dengan Bumi membuatnya mengalami kerusakan. Kita harus lebih mendengarkan Bumi, dekat dengannya, dan memahami perilakunya.  Saya sayang Bumi, sepenuh hati!
 
3.   Kalau suatu hari kamu jadi vegetarian, alasan apakah yang paling kuat untuk mendasarinya?




Ya, suatu hari saya mau total, walau sekarang masih bolong-bolong, tapi saya tetap berusaha.  Alasannya, karena saya sayang sama binatang.  Dan asupan nabati selalu terasa lebih segar! :)
 
4.   Suka keripik singkong nggak? Kenapa?




Suka, terutama yang asin-asin pedas! Karena kriuk-kriuk dan bisa menghibur, entah kenapa.  Gimana denganmu, Win? :p
 
5.   Apa jenis sayur dan buah favoritmu?


Masing-masing kategori tiga biji, ya! Sayur: wortel, brokoli, bayam. Buah: apel, pisang, semangka. :9
 
6.   Kalau nggak ada kerjaan, paling suka ngapain? Kenapa?

Buka komputer, berselancar di kancah dunia maya, cuma untuk lihat-lihat ini itu! Atau kadang, jalan-jalan ke mal cuci mata.  Kalau enggak, nonton film. Iya, saya hedon. :))
 
7.   Tebakanmu, saya ini orang yang seperti apa sih?


Melankolis, pemikir, bahkan terlalu banyak, dan lumayan moody? Bener nggak, Win? Dan kamu cerdas!
 
8.   Seberapa menyenangkan kuliah buatmu?


Saya nggak kuliah, jadi nggak tau deh.  Mungkin menyenangkan, mungkin biasa saja, saya selalu senang di mana pun (kecuali di restoran sate kelinci).  :D
 
9.   Apa arti namamu?


Kata Mama, Ningrum itu singkatan hening dan harum.  Sementara nama baptis saya, Katarina, artinya murni.  Jadi saya, murni, hening, dan harum.  Macam air mawar, kali ya? :)
 
10. Apa yang kamu tahu tentang Dee Lestari? Suka tidak? Kenapa?

Dia seorang Capricorn, dan saya suka tulisannya, kecuali seri Supernova. Cerita cinta Dee tetap manis tapi intelektual, dan permainan katanya menyenangkan! Hanya kurang warna pink saja.  

11. Ulang tahun yang akan datang pengen dikado apa sama orang tersayang?

Orang tersayang yang mana dulu nih?  Saya sayang semuanya lho! Hehehe.  
Oke, kalau dari keluarga, saya ingin, ehm, entahlah, kebersamaan saja cukup.  
Kalau dari teman-teman, asalkan tidak mengandung kekerasan dan eco-friendly serta tidak melibatkan banyak sampah plastik, saya terima saja. Juga yang ramah hewan ya! 
Dari gebetan, err, jangan coba pancing untuk tanya ini siapa, saya bahkan tak tahu siapa yang harus digelari gebetan! Tapi, jikalau memang ia mau memberi saya kado, ehm, seekor Yorkshire Terrier bakal menyenangkan.  
Namun buat saya, selaksa pelukan sayang sudah sangat cukup, lho! ;) #kode 

Makasih ya, Windi, buat pertanyaannya! Menyenangkan, lho! Hehehe. :D  

Morning Glory-Bambu-Helga

Berpose di kedai kece bernama Morning Glory, setelah menikmati sarapan nikmat ala vegetarian (lebih tepatnya, si bratwurst dimakan mama, aku makan telur ayam saja, bayam + kentang dilahap bersama). Tempatnya bagus, lho! :) 

yang saya pake: kemeja chiffon bikinan Impromptu + skater skirt replika sebuah merek internasional (maaf mbajak) + tote bag bendera Inggris yang berbahan ramah lingkungan (katanya)


Rimbunan bambu sedang menikmati mentari di pagi hari.  Sambil mengeringkan rambut setelah keramas dan mandi matahari, saya iseng ngambil foto ini.  Cerah sekali pagi itu.  Begitu masuk ke dalam, sorenya saya baru sadar, kaki-tangan saya langsung belang kena sinar ultraviolet.  Ah, tapi, sudahlah.  :) 

 


Perkenalkan, ini si cantik Helga-kependekan dari Helianthus Giganteus . Generasi II.  Generasi sebelumnya sudah gugur sebelum berbunga karena kekurangan lahan.  Si Helga juga mandi matahari sukanya.  




Cantiknya Helga! Berkat Helga dan dua adik-adik bunganya yang lebih cebol, saya jadi belajar bahwa...kalau malam, bunga matahari juga bobo.  Kayak manusia.  Lucu sekali! <3 br="">

Selasa, 18 Juni 2013

Dan Hatinya Pun Berlabuh...

Hati siapa? Sepupu saya! :) 

Di Kota Yogyakartalah dia menambatkan hidupnya pada seorang pemuda.  Di situlah ia menaruh kepercayaannya.  Di sanalah dia dan pasangannya meresmikan janji setia. 

Dua kursi di hadapan altar ini pun menjadi saksi pengucapan ikrar mereka. 

 
 

Maka saya sebagai sepupu yang baik pun...malah narsis-narsisan foto. ;p 

Kembang-Kembang 

Dua tema untuk sesi ganda pernikahan sepupu saya: Klasik dan Eklektik.  Untuk acara gereja, saya memakai dress favorit yang akhirnya setelah dua bulanan ngidam, ketemu juga momen untuk mengadopsinya di konter Triset terdekat (dan kebetulan, seperti biasa, kalau di department store saya benar-benar lagi berjodoh dengan sebuah produk, tiba-tiba barangnya diskon 30%).  Hore!


 bersama Nenek berzodiak Leo saya, yang akrab disapa Mak Mi: aneh ya, beliau agak Belanda, lho, tapi nggak nurun ke saya...


 Sepatu punya Inside & Side,  
gaun cantik koleksi Triset Vintage,  
tas klasik entah dari mana, pokoknya ada di rumah :p


Dan ini dia foto-foto bersama dua sepupu saya yang tidak mirip. Di antara mereka, saya jadi kayak bocah nyasar...  :)) 



Dan itulah saya di resepsi; dengan dress merah jambunya Onlyi
 dan 
memasang aksesori rambut kece punya Bershka.

Maafkan kualitas fotonya yang labil.  Doakan semoga saya lebih rajin bawa kamera ke depannya. :)) 

Dan inilah, foto sekeluarga besar! Grup Jawa Timur! Ye! (minus satu adik Papa yang tinggal di Kanada, minus sepupu saya yang motret, minus abang saya yang ada di Jakarta...) 

Itulah kedua mempelai yang berbahagia.  Mempelai perempuannya, sepupu saya.  *nangis dengan dihiasi saputangan cantik*


Begitulah acara kecil di Yogyakarta kemarin! :)